Connect With Us

Gelar Sosialisasi KAT, Kemensos Gandeng Kampus UIN Jakarta

Yudi Adiyatna | Rabu, 18 Oktober 2017 | 15:00

Kegiatan sosialisasi dan pengenalan Program Komunitas Adat Terpencil (KAT) dari Kemensos di Kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Selasa (17/10/2017). (@TangerangNews.com / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) menggelar kegiatan sosialisasi dan pengenalan Program Komunitas Adat Terpencil (KAT) kepada mahasiswa yang diadakan di Kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Selasa (17/10/2017).

Dalam keterangannya, Direktur Komunitas Adat Terpencil (KAT) Kementerian Sosial (Kemensos) Hasbullah mengatakan, saat ini masih ada sebanyak 123.977 Kepala Keluarga (KK) adat terpencil di Indonesia hidup terbelakang dan saat ini sudah diberdayakan oleh Kemensos.

Dilanjutkan dia, berdasarkan data tahun 2017, dari total 231.268 KK adat terpencil, 123.977 KK sudah diberdayakan Kemensos. “Sedangkan sebanyak 3.955 KK saat ini sedang diberdayakan oleh pihaknya dan sisanya yang belum diberdayakan ada 123.336 KK,” kata Hasbullah.

Selain itu, diungkapkannya  fokus yang dilakukannya dalam pemberdayaan Kelompok Adat Terpencil adalah berupa meminimalisir keterbatasan akses pelayanan dasar, seperti Pendidikan, Kesehatan, dan Pencatatan Penduduk di lokasi-lokasi terpencil.

Dalam melakukan pemberdayaan KAT, pihaknya berpegang pada empat pilar, yaitu peningkatan jangkauan dan kualitas pemberdayaan sosial KAT, peningkatan dan penguatan SDM, sosial, dan budaya.

"Ekonomi dan lingkungan, peningkatan peran pemerintah daerah, kelembagaan masyarakat dan perangkat pelayanan sosial tingkat lokal, serta peningkatan peran aktif masyarakat," terangnya.

Selain program pemberdayaan yang dilakukan pemerintah, pemerintah pun terus berusaha untuk membuka peluang  pendampingan di bidang kemitraan dunia usaha, agar keluarga adat terpencil mendapat layanan kesejahteraan sosial yang sama dengan yang lainnya.(RAZ/HRU)

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Berpacu dengan Waktu Bangun Venue Porprov VII Banten

Pemkot Tangsel Berpacu dengan Waktu Bangun Venue Porprov VII Banten

Kamis, 8 Oktober 2026 | 18:44

Persiapan venue pertandingan terus dikebut Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 yang semakin dekat.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill