Connect With Us

Mensos Ancam Cabut Bantuan PKH Jika Dipakai Beli Rokok

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 12 Januari 2017 | 18:45

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawangsa melaunching Layanan Elektronik Warung Kelompok Usaha Bersama e-Warung KUBE untuk Program Keluarga Harapan (PKH) di Kelurahan Cimone Jaya, Kecamatan Cimone, Kota Tangerang, Kamis (12/1/2017). (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews,com)


TANGERANGNews.com-Menteri Sosial Khofifah Indar Parawangsa melaunching Layanan Elektronik Warung Kelompok Usaha Bersama e-Warung KUBE untuk Program Keluarga Harapan (PKH) di Kelurahan Cimone Jaya, Kecamatan Cimone, Kota Tangerang, Kamis (12/1/2017).


"Kalau suaminya minta untuk beli rokok, jangan dikasih. Kalau ketahuan  maka dicabut bantuannya," tegas Khofifah di depan ibu-ibu penerima PKH.

Khofifah memastikan, bila peruntukan PKH hanya untuk biaya sekolah anak. Kalaupun belum memiliki anak usia sekolah, PKH hanya untuk perbaikan atau pemenuhan gizi anak.

Adapun penerima PKH di Kota Tangerang berjumlah 19 ribu orang. Jumlah bantuan yang diterima berbeda-beda. Untuk ibu yang sedang hamil, punya bayi, balita atau anak SMA/SMK menerima Rp1 juta per tahun. Kalau punya anak SMP Rp750 ribu per tahun dan anak SD Rp450 ribu per tahun. Maksimal tiga anak yang bisa dibantu

"Sedangkan penerima beras untuk keluarga sejahtera (Rastra) sebanyak 52 ribu orang. Dengan jumlah bantuan Rp110 ribu tiap bulan," kata Khofifah.

Bantuan itu akan langsung ditransfer ke rekening BNI. Jika ingin dicairan, penerima bisa mengambilnya di e-warung yang tersedia di wilayahnya, jika sewaktu-waktu membutuhkan.

"Warga juga bisa menggunakan untuk bertransaksi di e-warong secara non tunai, seperti beli beras, gula atau minyak goreng. Ini merupakan upaya pemerintah untuk memfasilitasi penerimaan subsidi secara non tunai," kata Khofifah.

Targetnya, kata Khofifah, di kota Tangerang akan dibangun sebanyak 52 e-warung untuk para PKH. Mensos sudah menyediakan anggaran, tinggal Pemkot Tangerang melalui dinas sosial yang mencari tempatnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

HIBURAN
Batik Indra Loka Hadirkan 30 Koleksi Busana Modern di Pendopo Alam Sutera

Batik Indra Loka Hadirkan 30 Koleksi Busana Modern di Pendopo Alam Sutera

Senin, 12 Oktober 2026 | 14:52

Batik Indra Loka memperkenalkan 30 koleksi busana siap pakai (ready-to-wear) melalui Saun Tara Collection Premiere di Pendopo, Living World Alam Sutera, Tangerang.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill