Connect With Us

Mahasiswa UIN Jakarta Raih Juara Kompetisi Bahasa Asing Tingkat Asia

Yudi Adiyatna | Rabu, 28 Februari 2018 | 09:00

Mahasiswa (UKM) Bahasa FLAT UIN Syarif Hidayatullah Jakarta raih juara dalam ajang kompetisi bahasa asing se-Asia. (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bahasa FLAT UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, meraih juara dalam ajang kompetisi bahasa asing se-Asia, dengan mengalahkan lawan-lawannya dari negara Asia lain, UIN Jakarta sabet dua gelar juara sekaligus.

Syifa Azahra, Mahasiswi Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris raih posisi kedua dalam ajang International English Speech Competition dan Joni Rolis menjadi second runner  up dalam Asian English Olimpics - Scrabble.

"Alhamdulillah bisa masuk final, waktu itu yang mengikuti lomba di Fatoni University Thailand sebanyak 16 orang dari 4 negara, yaitu Thailand sebagai tuan rumah, Indonesia, Brunei dan Malaysia," ungkap Zahra Mahasiswi Semester 4 saat diwawancarai,di Kampus UIN Jakarta.

Zahra mengungkapkan, dirinya harus bersaing di final dengan dua lawan lainnya dari negara Brunei dan Thailand. Terbang mengikuti kompetisi di negeri seberang, sebelumnya Zahra merasa kurang percaya diri melihat kemampuan lawan-lawannya, namun saat masuk final Zahra mulai optimis dengan naskah yang ia buat.

 Zahra menyiapkan naskah Speech dengan konten berisi sejumlah fakta dan solusi realistis untuk disampaikan kepada dewan juri, akhirnya keputusan juri mengantarkan Zahra pada posisi kedua.

Zahra berharap mahasiswa lain juga turut memanfaatkan kesempatannya sebagai mahasiswa untuk bisa mengikuti perlombaan tingkat Internasional.

"Mumpung masih mahasiswa, apalagi S1 cuma sekali seumur hidup, kita harus mengambil kesempatan apapun, karena pengalamannya dapat menjadi wawasan baru untuk kita," tuturnya.

Sementara Joni Rolis Mahasiswa Jurusan Akuntansi UIN Jakarta mampu menggeser 56 peserta lainnya dalam kompetisi English Scrabble se-Asia yang digelar di Bina Nusantara University Indonesia. Sebanyak 11 negara di Asia mengirimkan delegasinya untuk mengikuti ajang kompetisi tersebut.

"Ada 25 ronde pertandingan scrabble, berlangsung selama tiga hari, pertandingannya sistem agregat poin, jadi pertandingan terakhir aku memperebutkan medali untuk juara ke-tiga," ungkapnya.

Untuk mengikuti ajang tersebut, usaha yang Joni lakukan tidak mudah, Joni tiap hari melakukan latihan dan menghafal sejumlah kata dalam bahasa inggris, serta teknik-teknik permainan scrabble untuk mendapatkan poin besar. Akhirnya, semua usaha dan persiapan Joni terjawab dengan membawa pulang medali kejuaraan peringkat tiga.

R Trisno Muh Riyadhi Kasubag Bina Bakat dan Minat Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengatakan, kejuaraan ini menunjukan konsistensi UKM FLAT UIN Jakarta dalam mengembangkan kemampuan mahasiswa dengan ikut bersaing dalam kancah Internasional.

"Dengan menjuarai dua kejuaraan ini, semoga memacu semangat semua civitas akademik untuk mengharumkan nama UIN Jakarta juga Indonesia di mata Internasional, selamat kepada FLAT dan juga para pemenang, semoga di lain kesempatan  meraih prestasi yang lebih baik," tuturnya.(RAZ/HRU)

BANTEN
PLN Surplus Listrik 3.725 MW, Pemprov Banten Optimistis Bisa Tarik Minat Investor

PLN Surplus Listrik 3.725 MW, Pemprov Banten Optimistis Bisa Tarik Minat Investor

Jumat, 31 Juli 2026 | 10:13

Ketersediaan pasokan listrik yang melimpah menjadi salah satu modal utama Provinsi Banten dalam menarik investasi baru.

NASIONAL
Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Selasa, 28 Juli 2026 | 20:15

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.

KOTA TANGERANG
Kemarau Picu Harga Cabai hingga Daging Naik di Pasar Tangerang, Beras Ikut Terkerek

Kemarau Picu Harga Cabai hingga Daging Naik di Pasar Tangerang, Beras Ikut Terkerek

Jumat, 31 Juli 2026 | 11:55

Musim kemarau yang menyebabkan kekeringan di sejumlah daerah mulai berdampak pada harga bahan pangan di pasar tradisional wilayah Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill