Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNEWS.com-Pasca tewasnya dua orang petugas security perumahan Permata Bintaro Residence, Kampung Sawah, Ciputat, Tangsel yang diduga tewas usai menenggak miras oplosan. Petugas kepolisian akan melakukan pembongkaran dan otopsi terhadap jenazah yang sudah dimakamkan tadi pagi tersebut.
"Betul, sesegera mungkin akan kita otopsi," terang Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho kepada Tangerangnews.com, Rabu (11/4/2018).
Proses otopsi sendiri dilakukan pihak kepolisian guna memastikan penyebab utama tewasnya kedua orang security perumahan tersebut. Apalagi diketahui sebelumnya keduanya tewas usai menenggak minuman keras di pos jaga tempatnya bekerja.
"Informasi validnya dapat kita peroleh dengan proses yang ilmiah dan medis , berupa Uji Lab dan atau Otopsi (terutama terhadap jenazah)," tutur Alexander.
Sebelumnya Dua petugas sekuriti perumahan Permata Bintaro Residence, Ade Firmansyah, 34, dan Rohman, 40, tewas setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit. Kedua security itu sebelumnya diketahui sempat menenggak miras oplosan yang dibeli seharga Rp15ribu seplastik.(RAZ/HRU)
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGKementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026
Liburan bersama keluarga tak selalu harus pergi jauh. Naik motor bersama, menikmati perjalanan, lalu menghabiskan waktu dengan berbagai aktivitas seru ternyata juga bisa menjadi pengalaman yang berkesan.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews