Connect With Us

Rendahkan Budaya Betawi, Pemkot Tangsel Diminta Razia Pengamen Ondel-ondel

Yudi Adiyatna | Jumat, 11 Mei 2018 | 18:00

Atraksi Ondel-ondel Khas Betawi. (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANNGEWS.com-Ketua DPRD Tangsel H Moch Ramlie menyebut maraknya atraksi pengamen ondel-ondel yang sering mengamen di jalan raya dan di tempat-tempat umum lainnya di wilayah Tangsel merendahkan martabat Budaya Betawi.

Pria yang akrab disapa sebagai Haji Abie ini menilai pertunjukan ondel-ondel merupakan bagian dari kebudayaan Betawi yang oleh karenanya mesti dijaga keluhuran nilai dan tradisinya.

"Begini, jadi kita sepakat bahwa ondel-ondel itu enggak bisa buat mengamen, artinya itu kan salah satu martabat kita, kebudayaan bagian dari pada martabat juga kan," jawab Moch Ramlie ketika dihubungi TangerangNews.com, Jumat (11/5/2018).

Menurut Moch Ramlie yang juga merupakan tokoh masyarakat Betawi, dirinya merasa prihatin pertunjukan ondel-ondel dijadikan obyek mengais belas kasih dan terkesan boneka besar khas Betawi itu yang dulunya memiliki nilai adiluhung dan hanya ditampilkan di perayaan-perayaan tertentu, kini malah terdegradasi nilainya dan mudah di jumpai di pinggir jalan.

"Kalau martabat kita umpama buat ngamen, bagaimana kan begitu. Jadi ondel-ondel itu bisa dilakukan pertunjukan kan hanya pada waktu-waktu tertentu, pada kegiatan-kegiatan Betawi, di hajatan, sunatan. Itukan bukan ngamen, tapi merupan panggilan," paparnya.

Dirinya pun menyebut, jika saat ini DPRD Tangsel tengah menyusun Raperda Pelestarian Budaya Betawi dan akan memasukkan Ondel-ondel sebagai salah satu ciri khas kebudayaan Betawi yang perlu di lestarikan. 

"Ondel-ondel adalah bagian dari budaya Betawi. Kita akan masukan ke Raperda bahwa Ondel-ondel adalah budaya betawi yang perlu dilestarikan," terangnya.

Dirinya bahkan mengatakan Prinsip orang Betawi adalah tangan diatas lebih mulia daripada tangan di bawah sehingga dirinya pun meminta Pemerintah menertibkan keberadaan ondel-ondel yang berasa di jalanan.

"Razia ondel-ondel di Jalanan," tegas Politisi Partai Golkar ini.(RAZ/RGI)

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

KAB. TANGERANG
485.395 Pekerja di Kabupaten Tangerang Belum Terlindungi Jamsostek, Sektor Konstruksi Jadi Sorotan

485.395 Pekerja di Kabupaten Tangerang Belum Terlindungi Jamsostek, Sektor Konstruksi Jadi Sorotan

Selasa, 15 September 2026 | 22:15

Di tengah upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memperluas jaminan sosial, tercatat masih ada sekitar 485.395 pekerja yang belum terdaftar dalam program Jamsostek.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
Ciledug Daerah Terpadat di Kota Tangerang

Ciledug Daerah Terpadat di Kota Tangerang

Selasa, 15 September 2026 | 19:30

Ciledug menyandang status sebagai kecamatan terpadat di Kota Tangerang berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) setempat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill