Connect With Us

Gonta-ganti Nopol, Ternyata Warga di Serpong ini Komplotan Curanmor

Yudi Adiyatna | Minggu, 26 Agustus 2018 | 19:00

Barang bukti mobil pick up jenis Suzuki Futura yang berhasil diamankan pihak kepolisian. (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Polisi berhasil membongkar jaringan komplotan spesialis pencurian kendaraan bermotor roda empat yang sering beroperasi di wilayah Tangsel dan sekitarnya.

Dikatakan Kapolsek Serpong Kompol Deddy Kurniawan, komplotan itu diketahui jaringan curanmor karena kecurigaan warga ketika mengetahui ada penghuni kontrakan yang sering mengganti plat nomor polisi (nopol) mobilnya.

"Ada warga yang melihat pelaku sering mengganti nopol mobilnya di salah satu kontrakan di kampung Ciater Tengah, lalu melaporkannya ke kami," ungkapnya kepada TangerangNews.com, Minggu, (26/8/2018).

Saat pihaknya mendatangi lokasi tersebut, Sabtu (24/8/2018) sekitar pukul 13.00 WIB, ternyata kecurigaan warga itu terbukti, mobil yang sering diganti nopolnya tersebut hasil kejahatan.

"Di lokasi tersebut, kami mengamankan satu pelaku berinisial RF. Pelaku sedang mengganti nopol mobil pick up," tambahnya.

Setelah dilakukan pengembangan, kata Deddy, mobil pick up jenis Suzuki Futura itu ternyata hasil kejahatan. Kemudian, Tim Vipers pun membekuk empat pelaku lainnya, yaitu MA, 24, SU, 37, MA, 43 dan DS, 40. Keempat pelaku diamankan polisi di tempat berbeda.

"Kami juga mengamankan satu lagi barang bukti mobil Mitsubishi L300 jenis box. Diduga hasil kejahatan," imbuhnya.

Keempat pelaku yang mencuri kendaraan roda empat dengan mencongkel pintu mobil menggunakan obeng tersebut masih dalam pemeriksaan. Polisi juga tengah melakukan pengembangan hasil penangkapan tersebut.

"Saat ini pelaku sedang dilakukan pengembangan," tandasnya.(MRI/RGI)

OPINI
Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Jumat, 6 November 2026 | 16:22

Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BANDARA
Imigrasi Bandara Soetta Amankan 11 WNA di Apartemen dan Perusahaan Tangerang

Imigrasi Bandara Soetta Amankan 11 WNA di Apartemen dan Perusahaan Tangerang

Kamis, 5 November 2026 | 20:04

Diduga melanggar batas waktu izin tinggal, sebanyak 11 orang warga negara asing (WNA) diamankan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta).

SPORT
Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Rabu, 4 November 2026 | 19:08

Puluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill