Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com-Penemuan tas mencurigakan di Kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ciputat Tangsel yang sempat menghebohkan mahasiswa dan warga sekitar dipastikan tidak berisi barang berbahaya atau pun bahan peledak.
Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho menerangkan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan tim Gegana Polda Metro Jaya, diketahui tas tersebut hanya berisikan beberapa lembar Ijazah SMP dan SMA atas nama Andre Marta Wendri, Fotocopy KTP dan KK atas nama Andre Marta Wendri, yang beralamatkan di Jalan Merdeka Sukajadi, Dumai, Riau. Selain itu ada juga pakaian kotor, speaker dan sabuk.
"Sekitar pukul 12.15 WIB dari hasil identifikasi tim Gegana dipastikan tidak terdapat unsur bahan peledak," jelas Alex.
Tas tersebut pun kemudian dibawa petugas kepolisian ke Polsek Ciputat untuk diamankan. Polisi pun hingga kini masih menyelidiki dugaan keberadaan tas di posisi tersebut.
"Kemungkinan besar hanya ketinggalan (tasnya)," beber Alex.
Sebelumnya, sebuah tas mencurigakan ditemukan di depan halaman Fakultas Dirasat Islamiyah UIN Jakarta. Akibat temuan tersebut Tim Gegana datang menggunakan dua mobil penjinak bahan peledak, langsung mensterilisasi radius area sejauh 20 meter dari lokasi ditemukannya benda mencurigakan tersebut.(RAZ/RGI)
TODAY TAGKebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
Pengguna kendaraan listrik di wilayah Banten semakin dimanjakan dengan kehadiran fasilitas pengisian daya berkecepatan tinggi.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews