Connect With Us

Tim Gegana Periksa Tas Mencurigakan di Kampus UIN Jakarta

Yudi Adiyatna | Kamis, 20 September 2018 | 13:00

Tim Gegana Brimob Polda Metro Jaya mendatangi Kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, di Jalan Ir Juanda Ciputat Tangsel, Kamis (20/9/2018). (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Tim Gegana Brimob Polda Metro Jaya mendatangi Kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, di Jalan Ir Juanda Ciputat Tangsel, Kamis (20/9/2018) siang.

Kedatangan tim Gegana lengkap dengan berbagai peralatan penjinak bom ini dalam rangka hendak mengamankan barang mencurigakan berupa tas yang ditemukan di halaman depan Fakultas Dirasat Islamiyah (FDI) kampus tersebut.

Tim gegana yang datang sekitar pukul 11.45 ini datang menggunakan dua mobil penjinak bahan peledak dan 7 personel ini langsung mensterilisasi radius area sejauh 20 m dari lokasi ditemukannya benda mencurigakan tersebut.

"Tim gegana langsung melakukan pengecekan dengan alat metal detector," ujar Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho.

Petugas Gegana yang turun dengan pakaian lengkap penjinak bom ini pun langsung diturunkan dibantu dengan puluhan personel kepolisian dari Polsek Ciputat.

"Iya kaget rame-rame ada polisi dan tim gegana, katanya ada benda mencurigakan," ujar Nita salah seorang Mahasiswi UIN(RAZ/RGI)

WISATA
BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:41

Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill