Connect With Us

Geger, Tas Mencurigakan Ditemukan di Kampus UIN Jakarta

Yudi Adiyatna | Kamis, 20 September 2018 | 13:00

Sebuah tas mencurigakan ditemukan di sekitar kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ciputat Tangsel. (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Sebuah tas mencurigakan ditemukan di sekitar kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ciputat Tangsel, Kamis (20/9/2018).

Tas berwarna hitam tersebut pertama kali ditemukan oleh Muniroh pegawai Kampus UIN Jakarta di sela-sela tanaman hias, persis di halaman depan gedung Fakultas Dirasat Islamiyah Kampus 1 UIN Jakarta.

Dikarenakan curiga dengan isi tas tersebut, saksi pun kemudian memberitahu petugas security kampus perihal temuannya tersebut.

Petugas security yang mengecek temuan tersebut pun kemudian mengabarkan kejadian itu ke Polsek Ciputat untuk ditindak lanjuti.

"Iya rame ada tas ditemukan," ujar Badrun salah seorang Mahasiswa UIN Jakarta.

Petugas kepolisian yang datang bersama tim penjinak bom (Tim Gegana) pun langsung menyisir dan mengamankan lokasi ditemukannya barang mencurigakan tersebut.(RAZ/RGI)

HIBURAN
Serunya Menjelajahi Dunia Bawah Laut di Mal Ciputra Tangerang

Serunya Menjelajahi Dunia Bawah Laut di Mal Ciputra Tangerang

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:15

Sedang mencari destinasi liburan keluarga yang seru, edukatif dan penuh warna? Mal Ciputra Tangerang kembali menghadirkan event tematik menarik bertajuk "Under The Sea" yang berlangsung mulai 7 Agustus hingga 6 September 2026

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill