Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD
Kamis, 21 Mei 2026 | 23:28
Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
TANGERANGNEWS.com-Sesosok mayat laki-laki ditemukan tergeletak di Taman Pintu Air, Jalan Daan Mogot, Kota Tangerang, Minggu (16/9/2018).
Pria yang diperkirakan berusia 40 tahun diduga meninggal karena mabuk minuman keras.
Saat ditemukan, jasad pria itu dalam kondisi terlentang dengan ciri-ciri mengenakan pakaian kaos lengen pendek berwarna hitam dan celana panjang berwarna biru.
Kapolsek Tangerang Kompol Ewo Samono menerangkan, mayat tersebut ditemukan oleh saksi mata bernama Suhari sekira pukul 10.00 WIB.
"Saat itu saksi melihat bahwa korban masih bergerak-gerak. Namun karena mengira korban mabuk, saksi tidak berani membangunkan," kata Ewo.
Tak hanya Suhari. Rupanya saksi lain bernama Rizal sudah melihat korban tergeletak lebih dulu yakni pada pukul 07.00 WIB. Tetapi berselang empat jam kemudian, Rizal melaporkan temuan mayat ini kepada pihak kepolisian.
"Kemudian pada pukul 11.30 WIB saksi masih melihat korban seperti semula, karena merasa curiga sehingga melaporkan kepada petugas di pos Polisi di dekat jembatan Satria yang selanjutnya diteruskan laporannya ke kami," jelas Ewo.
Petugas kepolisian bersama tim identifikasi mendatangi lokasi penemuan mayat tersebut untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Setelah olah TKP, korban diketahui telah meninggal dunia dan ditemukan ada bekas muntahan selanjutnya korban dibawa ke RSUD Tangerang untuk divisum," paparnya.
Menurut Ewo, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Polisi menduga bahwa korban meninggal dunia karena mabuk. Sebab, mengeluarkan muntah dari mulutnya.
"Identitas korban tidak ditemukan. Yang kami temukan hanya dua pasang sandal dan STNK sepeda motor beralamatkan di wilayah Jatiuwung," tukasnya.(MRI/RGI)
TODAY TAGAksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Bandara Internasional Soekarno-Hatta melakukan efisiensi pada fase kepulangan jemaah haji Tahun 1447 H/2026 M, yang berlangsung mulai 1 hingga 30 Juni 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews