Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANGNEWS.com-Sesosok mayat laki-laki ditemukan tergeletak di Taman Pintu Air, Jalan Daan Mogot, Kota Tangerang, Minggu (16/9/2018).
Pria yang diperkirakan berusia 40 tahun diduga meninggal karena mabuk minuman keras.
Saat ditemukan, jasad pria itu dalam kondisi terlentang dengan ciri-ciri mengenakan pakaian kaos lengen pendek berwarna hitam dan celana panjang berwarna biru.
Kapolsek Tangerang Kompol Ewo Samono menerangkan, mayat tersebut ditemukan oleh saksi mata bernama Suhari sekira pukul 10.00 WIB.
"Saat itu saksi melihat bahwa korban masih bergerak-gerak. Namun karena mengira korban mabuk, saksi tidak berani membangunkan," kata Ewo.
Tak hanya Suhari. Rupanya saksi lain bernama Rizal sudah melihat korban tergeletak lebih dulu yakni pada pukul 07.00 WIB. Tetapi berselang empat jam kemudian, Rizal melaporkan temuan mayat ini kepada pihak kepolisian.
"Kemudian pada pukul 11.30 WIB saksi masih melihat korban seperti semula, karena merasa curiga sehingga melaporkan kepada petugas di pos Polisi di dekat jembatan Satria yang selanjutnya diteruskan laporannya ke kami," jelas Ewo.
Petugas kepolisian bersama tim identifikasi mendatangi lokasi penemuan mayat tersebut untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Setelah olah TKP, korban diketahui telah meninggal dunia dan ditemukan ada bekas muntahan selanjutnya korban dibawa ke RSUD Tangerang untuk divisum," paparnya.
Menurut Ewo, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Polisi menduga bahwa korban meninggal dunia karena mabuk. Sebab, mengeluarkan muntah dari mulutnya.
"Identitas korban tidak ditemukan. Yang kami temukan hanya dua pasang sandal dan STNK sepeda motor beralamatkan di wilayah Jatiuwung," tukasnya.(MRI/RGI)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGSejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Perumahan Mulia Gading Kencana (MGK) di Kibin, Kabupaten Serang, yang dikembangkan oleh PT Infiniti Triniti Jaya, menambah fasilitas kawasan dengan membangun Masjid Ar-Rahmah
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menggandeng Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk melakukan pengamanan data masyarakat dalam layanan Tangsel One.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews