Connect With Us

Datangi Palu, Airin Serahkan Bantuan Uang & Logistik

Advertorial | Rabu, 10 Oktober 2018 | 14:16

Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany memberikan bantuan berupa uang sebesar Rp780 juta untuk para korban gempa di Palu, dan pemberian bantuan tersebut diterima langsung oleh Wakil Wali Kota Palu Sigit Purnomo (Pasha). (TangerangNews.com/2018 / Yudi Adiyatna)

 

TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany meninjau langsung korban bencana tsunami dan gempa di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (10/10/2018). Dia pun menyerahkan bantuan berupa uang sebesar Rp780 juta dan diterima langsung oleh Wakil Wali Kota Palu Sigit Purnomo atau lebih dikenal dengan Pasha Ungu.

Airin tak sendiri, dia datang bersama kepala daerah lain yang turut membantu korban gempa seperti Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Wali Kota Binjai Idaham dan Wali Kota Ternate Burhan Abdurahman.

Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany dengan para korban gempa di Palu.

"Kami turut prihatin, semoga bencana ini cepat selesai dan bisa tertangani, sehingga masyarakat bisa hidup kembali normal. Kami memberikan support kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu, agar terus bisa berkomunikasi dan memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam penanganan gempa," katanya.

Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany dengan para korban gempa di Palu.

Airin yang juga merupakan Ketua Apeksi Tangsel mengatakan, setelah meninjau lokasi bersama dengan Wali Kota Medan, Ternate, Banjai dan Wali Kota Bogor, dia melihat masih banyak warga yang membutuhkan bantuan. 

"Bantuan yang masuk ke Sulawesi banyak namun untuk di Palu-nya belum masuk, sehingga saya akan menghimbau kepada anggota Apeksi lainnya, untuk mengirim bantuan ke Palu dengan berkoordinasi langsung dengan pimpnan daerah setempat,"jelasnya. 

Bantuan yang dibutuhkan untuk masyarakat Palu, disebutkan Airin, berupa beras, kebutuhan untuk bayi dan balita seperti susu, makanan serta juga pakaian. "Beras paling dibutuhkan saat ini, kami berharap anggota Apeksi yang ingin membantu bisa memberikan bantuan yang sedang dibutuhkan, "ungkapnya. 

Sementara Kepala Dinas Sosial Kota Tangsel Wahyunoto Lukman yang datang mendampingi Wali Kota Tangsel menjelaskan, uang yang diberikan Pemkot Tangsel merupakan bantuan tahap pertama. Nanti akan ada bantuan tahap kedua yang akan disalurkan. 

"Bantuan pertama ini merupakan sumbangan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat dan lainnya berupa Rp780 juta serta logistik berupa susu bayi, rompi, pameran, pakaian dalam wanita," katanya.

Sementara untuk relawan Tangsel yang bertugas di Palu, mereka untuk membantu penanganan gempa hingga batas tanggap darurat dicabut. "Sebanyak 18 relawan yang terdiri dari 7 Satpol PP, 5 BPBD, 5 PMI dan 1 Tagana akan bertugas sampai pemerintah pusat mencabut status darurat bencana," singkatnya.(RAZ/HRU)

HIBURAN
Rekayasa Lalu Lintas Jalan Kawasan Pintu Air 10, Jadi Tempat Syuting Film Teranyar Lisa Blackpink dan Ma Dong-seok

Rekayasa Lalu Lintas Jalan Kawasan Pintu Air 10, Jadi Tempat Syuting Film Teranyar Lisa Blackpink dan Ma Dong-seok

Kamis, 29 Januari 2026 | 07:43

Sat Lantas Polres Metro Tangerang Kota menerapkan rekayasa lalu lintas selama beberapa hari ke depan seiring dengan penggunaan lokasi tersebut sebagai salah satu titik syuting film internasional terbaru yang dibintangi Lisa BLACKPINK

PROPERTI
Stasiun Jatake Bakal Makin Dongkrak Nilai Properti di BSD City

Stasiun Jatake Bakal Makin Dongkrak Nilai Properti di BSD City

Kamis, 29 Januari 2026 | 23:09

Sinar Mas Land (SML) kembali memperkuat posisinya sebagai pengembang kota mandiri dengan meresmikan Stasiun Kereta Api Jatake di BSD City, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Selasa 28 Januari 2026, kemarin.

TOKOH
Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Selasa, 27 Januari 2026 | 15:05

Kabar duka datang dari pesulap Marcel Radhival atau yang lebih dikenal publik sebagai Pesulap Merah. Istri tercintanya, Tika Mega Lestari, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 27 Januari 2026, dini hari.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill