Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK
Selasa, 28 Juli 2026 | 20:15
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
TANGERANGNEWS.com-Managemen PT Gajah Tunggal (GT) TBK menggalang dana untuk para korban bencana alam di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, Selasa (2/10/2018).
Hal tersebut merupakan bentuk kepedulian pabrik yang memproduksi ban kendaraan bermotor mobil tersebut untuk para korban gempa dan tsunami di dua wilayah itu.


Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) PT Gajah Tunggal Samsul Bahri mengatakan saat ini ribuan warga Palu dan Donggala sangat membutuhkan bantuan bahan makanan, air, logistik serta pertolongan lainnya.
Oleh karenanya Managemen PT Gajah Tunggal yang diinisiasi pihaknya melakukan penggalangan dana kepada karyawan, manajemen maupun stakholder lainnya.
"Setelah mendapatkan persetujuan dukungan dari pihak GT, aksi penggalangan dana ini pun mulai dilaksanakan," ujar Samsul.
Lanjutnya, aksi penggalanan dana ternyata disambut antusias oleh para karyawan GT, mereka rela menyisihkan uangnya untuk meringankan beban korban gempa bumi yang saat ini berada di pengungsian.
"Dana sumbangan tersebut datang mulai dari operator, worker, section head, manager, plant head, hingga pimpinan plant. Semua menyumbangkan dana melalui kotak penggalangan dana yang dibawa keliling plant Gajah Tunggal," tuturnya.
Dalam waktu sehari, jelas Samsul, pihaknya telah berhasil menghimpun uang sebesar hampir Rp27 juta lebih. Aksi solidaritas itu pun, kata dia, akan terus dilakukan hingga batas waktu yang belum ditentukan.
"Rencananya seluruh donasi yang terkumpul akan disalurkan kepada korban gempa dan stunami melalui CSR perusahaan," tambahnya.

Beny Setiawan bagian litbang dan organisasi SPSI PT Gajah Tunggal Tbk menambahkan aksi kemanusiaan ini agar dapat meringankan beban para korban bencana alam di Palu dan Donggala tersebut, dan berharap, para korban juga senantiasa tabah menerima cobaan musibah tersebut.
"Semoga juga menjadi motivasi bagi mereka untuk tetap kuat dan bangkit, karena mereka tidak sendirian, kami peduli terhadap mereka disana, semoga para korban tetap sabar kuat dan optimis dalam menghadapi cobaan ini, Allah tidak akan memberikan cobaan melampaui batas kemampuan hambaNYA."tandasnya.
Perlu diketahui Gempa yang terjadi pada Jumat (28/9/2018) lalu, saat ini Jumlah korban akibat gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng) tersebut terus bertambah. Data terbaru BNPB menyebutkan 1.234 orang meninggal dunia, 799 orang luka berat dan 99 orang hilang. Jumlah korban belum bisa diperkirakan kemungkinan akan terus bertambah.(RMI/HRU)
TODAY TAGPerkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.
Kepolisian menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penemuan sesosok mayat bayi perempuan di teras Klinik Amalia, Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews