Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANGNEWS.com-Petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan mendatangi dan melakukan pengecekan langsung ke lokasi keluarnya gas menyengat di di Jalan Pesantren, RT 01/03 Kelurahan Jurang Mangu Timur,Kecamatan Pondok Aren,Tangsel, Jumat (12/11/2018).
Dua orang petugas diterjunkan ke lokasi tanah kosong itu. Keduanya meninjau lokasi tersebut untuk memastikan kandungan serta penyebab keluarnya gas yang menghebohkan warga tersebut.
"Kami akan uji kebauan, disini ada dua titik sumber asap," terang Tedi Krisna, Kasie Pemantauan Lingkungan DLH Tangsel.

Tedi mengungkapkan di wilayah tersebut tidak dilintasi jalur pipa gas milik Pertamina ataupun perusahaan lainnya, sehingga pihaknya pun tak berani menduga-duga terkait kandungan gas apa yang mencul dan menyebabkan warga yang menghirupnya merasa pusing dan mual-mual itu.
"Nanti kita periksa kandungan Nh3, H2s, Metil merkapta , Metil Sullfida Strene ,"bebernya.
Dirinya pun kemudian menghimbau agar warga sekitar sementara menjauh dari lokasi dan tidak melakukan aktivitas-aktivitas yang menimbulkan percikan api di sekitar lokasi.
"Imbauannya agar warga berhenti membakar sampah dan menjauh dari lokasi. Nanti akan kita liat hasil labnya," tandasnya.(MRI/RGI)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGPemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memperkuat Implementasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) sebagai bagian dari upaya melindungi masyarakat dari paparan asap rokok.
Perumahan Mulia Gading Kencana (MGK) di Kibin, Kabupaten Serang, yang dikembangkan oleh PT Infiniti Triniti Jaya, menambah fasilitas kawasan dengan membangun Masjid Ar-Rahmah
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews