Connect With Us

Polisi Buru Gerombolan Remaja Acungkan Celurit di Anggrek Loka

Yudi Adiyatna | Senin, 14 Januari 2019 | 19:00

Tampak sekelompok remaja membawa celurit menggunakan motor melintasi wilayah Anggrek Loka, Serpong, Tangerang Selatan. (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Telah beredar video berdurasi 15 detik yang memperlihatkan sekelompok remaja mengacungkan celurit sambil konvoi dengan menggunakan motor melintasi wilayah Anggrek Loka, Serpong, Tangerang Selatan. 

Terlihat dalam video tersebut terdiri dari 11 orang remaja yang diperkirakan masih pelajar. Dengan bangganya, 2 diantara remaja tersebut mengacungkan senjata tajam berupa celurit dan berkata tidak senonoh. 

Belum diketahui pasti kapan video tersebut diambil dan apa yang dilakukan, saat ini pihak kepolisian pun sedang melakukan identifikasi. 

Menanggapi video yang membuat warga Tangsel resah tersebut, Kapolres Tangerang Selatan AKBP Ferdy Irawan menjelaskan bahwa saat ini kepolisian sedang menelusuri dan mengidentifikasi. 

"Sementara masih ditelusuri dan kita identifikasi. Nanti bisa terungkap, kebetulan aja ketika melintas dia di wilayah Tangerang Selatan,  masih kita identifikasi. Perkiraan kita mereka adalah pelaku kejahatan," ungkap Ferdy setelah melakukan Pers Conference di Lobby Mako Polres Tangerang Selatan, pada Senin (14/01/2019).

Menurut keterangannya, dari video yang beredar belum bisa dipastikan sekelompok remaja tersebut warga Tangsel atau bukan. 

Ferdy meminta bantuan untuk melaporkan bila melihat atau menemukan kejadian serupa agar langsung dapat ditindaklanjuti. 

"Artinya hal-hal seperti ini kita butuh bantuan rekan-rekan masyarakat, jika ada hal-hal yang ditemukan di lapangan segera dishare supaya bisa kita tindak lanjuti," ujarnya. 

Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Alexander Yurikho juga menegaskan bahwa timnya sedang bekerja untuk segera menemukan remaja dalam video tersebut.

"Sudah 3 hari yang lalu kita dapat video itu. Tim Vipers sedang bekerja. Tinggal diamankan, mohon doanya ya. Enggak ada warga Tangsel yang bertindak bodoh seperti itu. Enggak, mereka cuma pamer," kata Alexander(MRI/RGI)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

TANGSEL
Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:52

Polsek Serpong, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) memusnahkan sebanyak 46 juta butir obat keras golongan G dengan berbagai jenis. Obat keras itu merupakan hasil penggerebekan gudang di Jalan Raya Bogor, kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill