Connect With Us

Jalan Berlubang di Serpong Renggut Nyawa Pelajar

Yudi Adiyatna | Sabtu, 26 Januari 2019 | 21:02

Ilustrasi kecelakaan (tangerangnews / rangga)

 

TANGERANGNEWS.com-Bella Pradita Putri, 19, menghembuskan nafas terakhirnya di Jalan Raya serpong, Kademangan, Setu, Tangerang Selatan, tepatnya dekat SPBU Kademangan.

Korban yang mengendarai sepeda motor Yamaha Vega nopol B-3911-BEC itu tengah melaju dari arah Serpong menuju Gunung Sindur, Bogor.

Korban yang tengah melaju dibawah guyuran hujan itu rupanya tidak menduga jika genangan air yang dilaluinya di lokasi adalah jalan berlubang. Sehingga sepeda motor yang dikendarainya pun oleng.

Dijelaskan Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin, korban yang masih tercatat sebagai pelajar itu melaju di jalan raya tersebut Jum'at (25/1/2019) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.

"Diduga, karena cuaca sedang hujan, korban tidak melihat ada jalan berlubang, karena tergenang air," ungkap Lalu, Sabtu (26/1/2019).

Akibat ban depan menghantam lubang itu, lanjut Lalu, sepeda motor korban pun oleng ke kiri. Nahas, saat itu melaju sebuah truk, sehingga korban menabrak sisi kanan truk.

"Truknya melarikan diri, sementara korban terjatuh dan mengalami luka berat," jelasnya.

Warga Griya Cimanggir, Kelurahan Gunung Sindur, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor itu pun sempat ditolong oleh warga setempat. Namun, akibat luka berat yang dialaminya, korban menghembuskan nafas terakhirnya di lokasi.

"Korban meninggal di lokasi," tukas Lalu.(RMI/HRU)

KAB. TANGERANG
Ini Orangnya, Sopir Truk Penabrak Kak Herman Sampai Meninggal

Ini Orangnya, Sopir Truk Penabrak Kak Herman Sampai Meninggal

Jumat, 12 Juni 2026 | 21:01

Petugas Kepolisian akhirnya mengamankan tersangka kasus tabrak lari yang menewaskan seorang tokoh Pramuka asal Tangerang, Herman Sulistyo, 71, alias Kak Herman tahun di Desa Bitung Jaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang pada Minggu 7 Juni 2026

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill