Connect With Us

Satlantas Polres Tangsel Bentuk Satgas Pemberantasan Lawan Arus

Yudi Adiyatna | Kamis, 31 Januari 2019 | 19:00

Petugas kepolisian saat melakukan tindakan penilangan kepada pengendara sepeda motor yang melanggar peraturan lalu lintas. (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Jumlah pelanggaran lalu lintas di Kota Tangerang Selatan terus terjadi, hal ini dipicu oleh tingkat disiplin pengendara yang rendah. Salah satu jenis pelanggaran yang kerap terjadi adalah melawan arus.

Meski membahayakan pelanggar maupun orang lain, namun tak sedikit pengendara yang tetap melawan arus. Alasan klasik yang kerap mereka lontarkan adalah memperpendek jarak tempuh.

Mengantisipasi terus terjadinya pelanggaran lalu lintas yang mengancam keselamatan pengguna jalan raya itu, Satuan Lalu Lintas Polres Tangsel pun membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Lawan Arus.

Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin mengatakan pembentukan Satgas ini merupakan instruksi dari Kapolda Metro Jaya tentang upaya pencegahan terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat lawan arus. Selain itu, dipicu juga tingginya jumlah kecelakaan akibat lawan arus sepanjang tahun 2018.

"Tahun 2018 kemarin terdapat 1.184 kecelakaan lalu lintas karena lawan arus," kata AKP Lalu, Kamis (31/1/21019).

AKP Lalu menerangkan, pada awal, pihaknya akan mengerahkan Satgas Pemberantasan Lawan Arus dengan jumlah personel 73 orang yang akan mulai bertugas sejak 31 Januari hingga 14 Februari mendatang. Satgas ini, kata dia, akan langsung melakukan tindakan tegas berupa tilang ditempat dengan penerapan pasal yang berlapis dan denda tilang maksimal bagi pengendara yang kedapatan melanggar.

"Akan diturunkan (bertugas) hingga dua minggu kedepan," imbuhnya.

Satgas ini akan melakukan penjagaan serta operasi kepolisian di lokasi-lokasi rawan kecelakaan lalu lintas di wilayah Tangsel.

"Titiknya di Sepanjang Jalan Raya Serpong, dibawah Fly Over Ciputat, Islamic, perempatan viktor dan lainnya," tandasnya.(MRI/RGI)

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

BANTEN
Dua Truk Ekspedisi Kepergok Angkut 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Pelabuhan Merak, Nilainya Rp12,6 Miliar

Dua Truk Ekspedisi Kepergok Angkut 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Pelabuhan Merak, Nilainya Rp12,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 21:30

Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Banten bersama Bea Cukai Merak menggagalkan upaya peredaran 8.262.000 batang rokok ilegal bernilai miliaran rupiah di kawasan Pelabuhan Penyeberangan Merak-Bakauheni, Kamis 11 Juni 2026.

OPINI
Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026 | 17:25

Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari

KAB. TANGERANG
Ini Orangnya, Sopir Truk Penabrak Kak Herman Sampai Meninggal

Ini Orangnya, Sopir Truk Penabrak Kak Herman Sampai Meninggal

Jumat, 12 Juni 2026 | 21:01

Petugas Kepolisian akhirnya mengamankan tersangka kasus tabrak lari yang menewaskan seorang tokoh Pramuka asal Tangerang, Herman Sulistyo, 71, alias Kak Herman tahun di Desa Bitung Jaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang pada Minggu 7 Juni 2026

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill