Connect With Us

Warga Tanjung Burung Tangkap Belut Raksasa Seberat 3 Kg

Rachman Deniansyah | Jumat, 15 Februari 2019 | 22:00

Mantri, 17. salah satu anggota komunitas Remaja Tabur Mangrove (RTM) yang berhasil menangkap seekor belut dengan panjang mencapai lebih dari satu meter, dan berat mencapai 3 Kilogram yang ditemukan di pinggir Muara Sungai Cisadane. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Seekor belut dengan panjang mencapai lebih dari satu meter, dan berat mencapai 3 Kilogram ditemukan di pinggir Muara Sungai Cisadane, Desa Tanjung Burung, Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, Jum'at (15/2/2019) sore. 

Ukuran belut raksasa yang biasa disebut glubang oleh warga sekitar tersebut ditemukan oleh salah satu anggota komunitas Remaja Tabur Mangrove (RTM) Desa Tanjung Burung.

Ketua RTM Gofur, yang juga ikut menangkap menjelaskan bahwa penemuan belut raksasa bermula saat hewan tersebut dalam keadaan mabuk, akibat limbah sampah yang berada di Muara Sungai Cisadane. 

"Karena adanya limbah tadi pagi dia (belut raksasa) mabuk. Nah, muncul belutnya itu, terus minggir. Akhirnya ditangkap sama teman saya, Mantri. Kemudian ditangkap ramai-ramai karena badannya yang licin," jelas Gofur saat dihubungi lewat sambungan telepon, Jum'at (15/2/2019). 

Gofur mengaku, seumur hidupnya baru menemukan hewan yang serupa dengan belut dengan ukuran sebesar itu. 

"Seumur-umur dari kecil saya baru menemukan belut sebesar ini. Sebelumnya di Cisadane ini tidaj pernah ada sama sekali, tetapi mungkin kalau dari orang tua dulu pernah," ungkapnya. 

Belut raksasa tersebut, lanjutnya, ditemukan sekitar pukul 16.00 WIB setelah Ashar. Awalnya yang terlihat ada dua ekor dengan ukuran yang hampir sama. Namun yang berhasil ditangkap hanya satu ekor. 

Ketika menangkap, Gofur mengatakan bahwa temannya sempat digigit. "Menangkapnya hanya pakai tangan saja, tanpa pakai apapun. Tadi sempat digigit sih, tapi tidak apa apa lah," tambahnya. 

Penemuan belut raksasa itu sempat membuat warga sekitar heboh, sampai tidak sedikit orang yang mengabadikannya.

Setelah penangkapan, belut tersebut lantas dijual kepada pemilik pemancingan di sekitar lokasi penemuan dengan harga Rp30 ribu. 

"Tadi langsung dijual, soalnya bingung mau diapakan, dimakan juga tidak enak rasanya kalau belut sebesar itu," ujar Gofur.(RAZ/RGI)

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

BANDARA
Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Rabu, 9 September 2026 | 17:50

Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.

BISNIS
Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Minggu, 13 September 2026 | 06:38

Logeski memperkenalkan Logeski Toilet Bowl Cleaner ke pasar Indonesia dengan konsep no-scrub cleaning.

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill