Connect With Us

Curah Hujan Tinggi, DLH Tangsel Tebang Pohon Rawan Tumbang

Rachman Deniansyah | Senin, 29 April 2019 | 19:25

Tampak petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangerang Selatan menebang pohon-pohon yang dianggap rawan tumbang membahayakan bagi pengguna jalan. (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Curah hujan dengan intensitas tinggi beberapa hari ini mengguyuri Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berpotensi mengganggu keselamatan warga akibat pohon tumbang. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangsel pun berinisiatif menebang pohon-pohon yang dianggap rawan tumbang, Selasa (29/4/2019).

Pohon yang ditebang tersebut salah satunya yang tumbuh dipinggir Jalan  Raya Puspiptek, tepatnya samping Gang Pocis, Bhakti Jaya, Setu, Tangsel. 

Tampak petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangerang Selatan menebang pohon-pohon yang dianggap rawan tumbang membahayakan bagi pengguna jalan.

Koordinator Lapangan Lingkungan dan Pohon DLH Tangsel Edi Santoso, mengungkapkan alasan penebangan pohon itu karena ukuran pohon yang cukup besar sehingga dinilai cukup rawan tumbang sehingga membahayakan warga yang hilir mudik di jalan tersebut.

"Antisipasi mengurangi jatuhnya korban dengan pemangkasan lebih dini untuk pohon-pohon yang kritis," jelas Edi, Senin (29/4/2019). 

Ia mencontohkan peristiwa yang terjadi sebelumnya di Kota Tangsel.

"Pohon yang ditebang ini jenis pohon Angsana yang sudah miring sehingga diprediksi rawan tumbang dan menimpa tiang listrik, juga jalan raya," tuturnya. 

Selain itu, lanjut Edi, ada pohon lain yang sudah dipetakan oleh pihaknya yang rawan dan membahayakan. 

"Yang rawan tidak begitu banyak, di sini satu, Puspiptek satu dan Pasar Cimanggis satu, sementara yang sangat itu saja, di pinggir jalan semua," jelas Edi.(RMI/HRU)

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

KOTA TANGERANG
Respon Kasus Curanmor, Parkir Stadion Benteng Reborn Pakai Boom Gate Mulai Juli 2026

Respon Kasus Curanmor, Parkir Stadion Benteng Reborn Pakai Boom Gate Mulai Juli 2026

Senin, 8 Juni 2026 | 17:14

Sistem parkir digital resmi di kawasan Stadion Benteng Reborn, Kota Tangerang, ditargetkan mulai beroperasi pada awal Juli 2026.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill