Connect With Us

Ngobrol Ala NU, GP Ansor Setu Bahas Pentingnya Hadapi Era Digital

Rachman Deniansyah | Senin, 17 Juni 2019 | 07:59

Kegiatan forum diskusi yang bertajuk Ngobrol Ala Nahdatul Ulama (NU), yang bertempat di Warung Pemuda, Jalan Lingkar Selatan, Muncul, Setu, Tangsel, Minggu (16/6/2019) malam. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Era digitalisasi yang saat ini berkembang dengan pesat memberikan dampak positif maupun negatif. Informasi hoaks, salah satu contok dampak buruk jika digunakan sewenang-wenang.

Untuk itu, Pengurus Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Setu membahasnya melalui forum diskusi yang bertajuk Ngobrol Ala Nahdatul Ulama (NU), yang bertempat di Warung Pemuda, Jalan Lingkar Selatan, Muncul, Setu, Tangsel, Minggu (16/6/2019) malam. 

Ketua GP Ansor Setu Irfan Alamsyah menjelaskan bahwa memasuki era digital ini, kaum muda NU harus siap menghadapinya. 

"(Karena) kalau bicara di media sosial banyak banget berita hoaks, ujaran kebencian dan lainnya. Teman-teman bisa aktif memerangi hal tersebut," ucap Irfan.

Lebih lanjut, Tokoh muda NU Kecamatan Setu Abdul Hakim mengatakan, bahwa khususnya pada saat jauh sebelum masa Pilpres, masyarakat dapat menggunakan media sosial dengan nyaman. Namun suasana itu berubah saat mulai ada kelompok yang mencoba untuk menyebarkan hal yang buruk. 

"Banyak yang menyebarkan hal buruk, bahkan yang membahayakan keutuhan NKRI," kata Hakim. 

Oleh karenanya, Hakim menghimbau, apabila mendapat suatu hal yang tak tahu kebenarannya, harus dicari tahu dan dicek lebih lanjut. 

"Informasi hoaks harus dicegah. Kalau dapat informasi, harus bertabayun dulu, (maksudnya) dicek dulu," katanya.

Bila kita dapat memanfaatkannya dengan maksimal, Hakim menyebut, bahwa era digital ini dapat memberikan dampak yang positif bagi khususnya kaum Nahdliyin. 

"Misal menjadi youtuber, atau lainnya. Caranya cukup dengan belajar. Kaum muda NU harus kreatif, berani dan jangan pernah puas dalam belajar," terangnya.(RAZ/RGI)

KAB. TANGERANG
Ditangkap Polisi Usai Tawuran Pakai Molotov di Citra Raya, Belasan Pelajar Nangis di Pangkuan Orang Tua

Ditangkap Polisi Usai Tawuran Pakai Molotov di Citra Raya, Belasan Pelajar Nangis di Pangkuan Orang Tua

Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:57

Sebanyak 17 orang pelajar diamankan oleh jajaran Polsek Panongan usai terlibat aksi tawuran antar kelompok di Kawasan Citra Raya, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Senin 26 Oktober 2026, malam.

TANGSEL
Kasus Bullying Pelajar di Tangsel Makin Parah, Komisi III DPR RI Desak Pembentukan UU Anti-Perundungan

Kasus Bullying Pelajar di Tangsel Makin Parah, Komisi III DPR RI Desak Pembentukan UU Anti-Perundungan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:16

Berulangnya insiden perundungan yang menimpa pelajar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), memicu keprihatinan serius dari jajaran DPR RI.

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill