Connect With Us

Tingkatkan PAD dari Sektor PBB, Bapenda Tangsel Gali Potensi PSU

Rachman Deniansyah | Rabu, 31 Juli 2019 | 21:39

Bapenda Tangsel menggelar rapat koordinasi potensi PBB di Hotel Grand Zuri, Jalan Pahlawan Seribu, Lengkong Gudang, Serpong, Tangsel, Rabu (31/7/2019). (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan membentuk tim peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). 

Indri Sari, Kepala Bidang Pajak Daerah 1 Bapenda mengatakan, tim ini akan melakukan pengecekan data untuk menggali potensi dari tanah fasilitas umum atau prasarana, sarana dan utilitas (PSU) para pengembang yang belum membayarkan pajak bumi dan bangunannya.

Bapenda Tangsel menggelar rapat koordinasi potensi PBB di Hotel Grand Zuri, Jalan Pahlawan Seribu, Lengkong Gudang, Serpong, Tangsel, Rabu (31/7/2019).

“PSU yang masih dimiliki oleh pengembang itu masih kewajiban membayar pajaknya ke Pemkot Tangsel, untuk itu Bapenda ingin berkoordinasi dan berbagi data, karena kami juga masih keterbatasan data atas wajib pajak pengembang untuk PSU-nya," ujarnya, saat memimpin rapat koordinasi potensi PBB di Hotel Grand Zuri, Jalan Pahlawan Seribu, Lengkong Gudang, Serpong, Tangsel, Rabu (31/7/2019).

Indri mengatakan, pihaknya sudah mendata  data komersialnya. Ia akan menggali sisa tanah yang menjadi jalan atau fasilitas umum lainnya. 

"Sehingga kami bisa koordinasi kepada pengembang untuk mendaftarkan potensi pajak tersebut kepada kami (Bapenda), karena kami keterbatasan data, upaya tersebut belum maksimal, sehingga kegiatan ini diadakan dengan melibatkan DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu), Dinas Perkimta, Aset Daerah, Dinas Bangunan dan lainnya,” tambahnya.

Baca Juga :

Ia menambahkan, tim ini akan melakukan berbagi data yang bisa dimanfaatkan bersama untuk menggali potensi dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). 

“Pihak kecamatan akan berkordinasi dengan kelurahan untuk memberikan data perumahan dan pemukiman yang ada di wilayah masing-masing. DPMPTSP dan Bapenda akan _sharing_ (berbagi) informasi terkait data perumahan yang mengajukan IMB, termasuk dengan _siteplan_ (rancangan peta) yang akan dikordinasikan oleh bagian pemetaan, Perkimta akan memberikan data kepada kami PSU yang sudah diberikan oleh pengembang namun belum tercatat sebagai aset, bidang aset akan memberikan data pengembang yang sudah tercatat sebagai aset,” jelasnya.

Sekretaris DPMPTSP Kota Tangsel Eki Herdiana mengatakan, pihaknya akan melakukan berbagi data dengan Bapenda. 

“Kita duduk bareng dan saling berbagi data, tujuannya satu untuk meningkatkan potensi pajak daerah yang belum tergali, dengan duduk bersama ini diharapkan ada potensi besar yang bisa digali dari sektor PBB ini,” singkatnya.(RMI/HRU)

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

BISNIS
Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:16

PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) berhasil naik peringkat dalam jajaran 100 perusahaan terbesar di Indonesia versi Fortune Indonesia 100 Tahun 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:50

Penjajahan digital ( kolonialisme digital) adalah bentuk penguasaan atau kontrol terhadap suatu negara, masyarakat, atau individu melalui teknologi, platform digital, algoritma, serta penguasaan data.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill