Connect With Us

PT PITS Bantu 5.000 Liter Air Bersih Warga Kranggan

Rachman Deniansyah | Rabu, 9 Oktober 2019 | 20:11

Direktur Utama PT PITS Dudung E Diredja (mengenakan kemeja putih memakai topi) saat memberikan bantuan air bersih kepada warga Koceak. (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PT PITS) memberikan bantuan 5.000 liter air bersih kepada warga Kampung Koceak RT 06/02, Kelurahan Kranggan, Kecamatan Setu, Tangsel, Rabu (9/10/2019).

Bantuan air bersih itu diberikan karena warga mengalami kesulitan air bersih selama 5 bulan terakhir. 

"Begitu mendengar ada pemberitaan atas kekurangan air di sini, kita PT PITS langsung melakukan tindakan dengan mengirim satu tangki besar dengan kapasitas 5 ribu liter," kata Direktur Utama PT PITS Dudung E Diredja usai memberikan bantuan kepada warga Koceak. 

Direktur Utama PT PITS Dudung E Diredja (mengenakan kemeja putih memakai topi) saat memberikan bantuan air bersih kepada warga Koceak.

Direktur Utama PT PITS Dudung E Diredja (mengenakan kemeja putih memakai topi) saat memberikan bantuan air bersih kepada warga Koceak.

Ia mengatakan, bantuan ini diberikan guna memenuhi kebutuhan air warga dalam jangka pendek. 

"Nanti akan kita salurkan air bersih itu secara rutin. Setiap bulan, atau setiap minggunya, diputuskan nanti," lanjut mantan Sekretaris Daerah Tangsel itu. 

"Ini merupakan tanggung jawab PT PITS atas bencana yang menimpa warga Koceak. Semoga bantuan ini dapat memenuhi kebutuhan air warga Koceak," imbuhnya.

Selain itu, untuk memenuhi kebutuhan air bersih dalam jangka panjang, PT PITS juga membangun akan instalasi air.

"Untuk jangka panjang, PT PITS sudah merencanakan membuat instalasi pengolahan air yang bersumber dari Sungai Cisadane," katanya.

Direktur Utama PT PITS Dudung E Diredja (mengenakan kemeja putih memakai topi) saat memberikan bantuan air bersih kepada warga Koceak.

Nantinya, instalasi pengolahan air ini akan menyalurkan air dengan kapasitas 1.000 liter perdetik dan akan melayani 100 ribu rumah se-Tangsel. 

"Saat ini sudah memasuki proses tes kelayakan. Mudah-mudahaan dapat kita akselerasi agar bisa memproduksi air di tahun 2022," terangnya. 

Lanjut Dudung, PT PITS juga akan melakukan koordinasi dan komunikasi kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel, ataupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. 

"Semoga dapat menanggulangi krisis air di Tangsel," pungkasnya.(RMI/HRU)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
Urai Kemacetan Rawa Buntu Tangsel, Rekayasa Lalu Lintas Titik U-Turn Baru Diuji Coba 3 Hari

Urai Kemacetan Rawa Buntu Tangsel, Rekayasa Lalu Lintas Titik U-Turn Baru Diuji Coba 3 Hari

Senin, 28 September 2026 | 19:58

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bersama Kepolisian melakukan uji coba rekayasa lalu lintas di Jalan Raya Rawa Buntu, Serpong, selama tiga hari, 28-30 September 2026.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill