Jangan Sepelekan Nyeri Sendi Pagi Hari! Kenali Gejala dan Bahaya Rheumatoid Arthritis
Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:57
Sebagian besar masyarakat sering menganggap nyeri sendi sebagai keluhan ringan akibat kelelahan fisik atau cedera biasa.
TANGERANGNEWS.com-Kekeringan yang sudah berlangsung selama lima bulan telah berstatus siaga. Sebanyak 26 Kecamatan di Kabupaten Tangerang pun mengalami kekeringan, terutama pada lahan pertanian.
Hal itu membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mengalihfungsikan air pemadam kebakaran, guna memenuhi kebutuhan air bersih warga.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang Kosrudin mengatakan, saat ini sudah ada 10 kecamatan yang minta air bersih yaitu Kecamatan Panongan, Kresek, Curug dan Legok, Teluknaga, Kosambi, Mauk, Tigaraksa, Jambe dan Rajeg,
BACA JUGA:
Dia menambahkan, sumber air bersih yang diperoleh berasal dari sumur tanah yang ditampung pada dua tangki, dengan total kapasitas delapan ribu meter kubik air dan tidak terpasang saluran air bersih dari perusahaan daerah air minum (PDAM).
“Karena prioritas pada kebakaran bukan menjadi sumber air bersih jadi enggak ada saluran PDAM. Kita mengirimkan dua unit mobil tangki air setiap harinya untuk disalurkan kepada warga,” jelasnya, Rabu (25/9/2019).
Kosrudin juga menyebutkan, sebagian warga di Kelurahan Curug, Kecamatan Curug meminta dikirim air bersih sebanyak dua unit mobil dalam sehari dan pengriman sudah berlangsung sekitar tiga hari belakangan ini.
"Untuk memenuhi kebutuhan warga yang lain, kini kita sudah dikurangi menjadi satu unit pengiriman," tutupnya.(RAZ/RGI)
Sebagian besar masyarakat sering menganggap nyeri sendi sebagai keluhan ringan akibat kelelahan fisik atau cedera biasa.
TODAY TAGSeorang pria berinisial EJ, 45, diringkus Jajaran Unit Reskrim Polsek Serpong lantaran melakukan aksi penipuan disertai penyekapan seorang perempuan lanjut usia berinisial ITS, 70.
Kondisi infrastruktur yang memprihatinkan di pelosok Banten kembali mendapat perhatian serius. Selama 40 tahun lamanya, warga Kampung Buluh, Desa Cijaralang, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, harus merasakan sulitnya beraktivitas
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews