Connect With Us

Kekeringan, Warga Tangerang Gunakan Air Pemadam Kebakaran

Maya Sahurina | Rabu, 25 September 2019 | 12:25

Ilustrasi kekeringan. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Kekeringan yang sudah berlangsung selama lima bulan telah berstatus siaga. Sebanyak  26 Kecamatan di Kabupaten Tangerang pun mengalami kekeringan, terutama pada lahan pertanian.

Hal itu membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mengalihfungsikan air pemadam kebakaran, guna memenuhi kebutuhan air bersih warga.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang Kosrudin mengatakan, saat ini sudah ada 10 kecamatan yang minta air bersih yaitu Kecamatan Panongan, Kresek, Curug dan Legok, Teluknaga, Kosambi, Mauk, Tigaraksa, Jambe dan Rajeg,

BACA JUGA:

Dia menambahkan, sumber air bersih yang diperoleh berasal dari sumur tanah yang ditampung pada dua tangki, dengan total kapasitas delapan ribu meter kubik air dan tidak terpasang saluran air bersih dari perusahaan daerah air minum (PDAM). 

“Karena prioritas pada kebakaran bukan menjadi sumber air bersih jadi enggak ada saluran PDAM. Kita mengirimkan dua unit mobil tangki air setiap harinya untuk disalurkan kepada warga,” jelasnya, Rabu (25/9/2019).

Kosrudin juga menyebutkan, sebagian warga di Kelurahan Curug, Kecamatan Curug meminta dikirim air bersih sebanyak dua unit mobil dalam sehari dan pengriman sudah berlangsung sekitar tiga hari belakangan ini. 

"Untuk memenuhi kebutuhan warga yang lain, kini kita sudah dikurangi menjadi satu unit pengiriman," tutupnya.(RAZ/RGI)

TOKOH
Innalillahi, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Meninggal Dunia

Innalillahi, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Meninggal Dunia

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:25

Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi meninggal dunia pada Minggu, 19Juli 2026. Kabar duka tersebut tersebar melalui pesan singkat WhatsApp serta akun-akun dinas di Kota Tangerang.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill