Connect With Us

Menristekdikti Janji Kembangkan Laboratorium Kawasan Puspiptek

Rachman Deniansyah | Jumat, 15 November 2019 | 19:45

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Bambang Brodjonegoro saat melakukan kunjungan di Kawasan Puspiptek, Muncul, Setu, Tangsel, Jumat (15/11/2019). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Bambang Brodjonegoro akan mengembangkan fasilitas laboratorium yang berada di kawasan Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek), Jalan Raya Puspiptek, Muncul, Setu, Tangerang Selatan (Tangsel). 

Menurutnya, perkembangan teknologi harus diikuti oleh berbagai aspek, salah satunya riset dan teknologi. Oleh karenanya, perkembangan fasilitas laboratorium pun sangat dibutuhkan, khususnya yang berada di kawasan Puspiptek.

"Sehingga kemampuan kita memodifikasi dan membuat mesin harus semakin disempurnakan,” ucap Bambang saat mengunjungi Kawasan Puspiptek, Muncul, Setu, Tangsel, Jumat (15/11/2019).

BACA JUGA:

Laboratorium ini nantinya juga akan memiliki peran untuk mendorong perkembangan industri, dan dapat memberikan pelayanan kepada pihak yang membutuhkan jasa laboratorium.

Pengembangan itu dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas dan klasifikasi perkembangan penelitian di Indonesia.

"Karena bagaimana pun Indonesia harus menyiapkan diri untuk lebih masuk dan kompetitif dalam industri manufaktur," terangnya.

Saat ini, kata dia, fokus utama pengembangan manufaktur mengacu pada industri 4.0.

"Terutama pada sektor food and baverage (makanan dan minuman), pharmaceutical and chemical (farmasi dan bahan kimia),  otomotif, textile and fashion (tekstil dan mode), dan juga elektronik," tuturnya.

Bambang mengatakan, dirinya akan terus mendukung industri yang siap berkolaborasi dengan pemerintah untuk meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di Indonesia. Sehingga, Sumber Daya Manusia di Indonesia pun mampu berkembang dengan baik dan berkualitas.

”Ya intinya, ujung-ujungnya tetap bertujuan untuk meningkatkan kualitas TKDN yang Indonesia miliki. Kemudian bisa mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap barang-barang import,” jelas Bambang.

Kepala Puspiptek Sri Setiawati menjelaskan, kunjungan ini merupakan pengenalan bagi Menristek untuk mengetahui berbagai fasilitas dan penelitian yang ada di Puspiptek. 

“Pak Bambang kan baru menjabat Menristek, kunjungannya untuk melihat fasilitas atau lab yang ada di kawasan Puspiptek ini, apa yang sudah dikembangkan dan yang belum,”pungkasnya.(MRI/RGI)

SPORT
Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Rabu, 4 November 2026 | 19:08

Puluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill