Connect With Us

11 Tahun Tangsel Dimata Benyamin Davnie

Rachman Deniansyah | Selasa, 26 November 2019 | 17:17

Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Diusianya yang telah 11 tahun, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) telah berubah pesat sejak dimekarkan dari Kabupaten Tangerang.

Bahkan, Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie menyebut, Tangsel kini tak lagi sebagai kota metropolitan, namun megapolitan.

Kota yang harus melayani sekitar 1,6 juta penduduk ini, memiliki tantangan luar biasa soal penyediaan fasilitas publik dan layanan dasar.

Maka, peran aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemkot Tangsel menjadi salah satu tumpuan untuk mewujudkan visi Kota Tangsel sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJMD) 2025-2025, yakni Tangerang Selatan Kota Berkeadilan, Sejahtera dan Nyaman (Berkesan).

BACA JUGA:

Kekompakan ASN dalam mewujudkan visi tersebut ditekankan Benyamin. Ia mengimbau, pelayanan publik dan kepuasan masyarakat harus dinomorsatukan.

“ASN harus menjalankan aturan dan ketentuan yang menjadi pedoman tugas mereka," kata Benyamin. saat perayaan hari jadi Tangsel ke-11 yang diperingati hari ini di di Lapangan Cilenggang, Jalan Raya Cilenggang, Serpong, Tangsel, Selasa (26/11/2019).

Dengan tantangan pembangunan saat ini, kata dia, partisipasi masyarakat pun menjadi bagian yang sangat penting. Sebab, Pemkot Tangsel tidak mungkin mewujudkan visi Tangsel tanpa partispasi aktif warga.

Terlebih, ke depan, lanjutnya, Tangsel kemungkinan akan mengalami pergeseran pada aspek fungsi kota. Selama ini, kata Benyamin, Tangsel terfokus pada empat fungsi, yaitu hunian, pendidikan, kesehatan, serta perdagangan.

“Ke depan tekanannya akan lebih  banyak untuk menjadikan Tangsel memberikan fungsi terhadap perdagangan barang dan jasa," pungkasnya.(MRI/RGI)

KAB. TANGERANG
Tak Saling Kenal, Pengeroyoan Anggota TNI AD hingga Tewas Diduga Dipicu Salah Paham di Tempat Makan

Tak Saling Kenal, Pengeroyoan Anggota TNI AD hingga Tewas Diduga Dipicu Salah Paham di Tempat Makan

Rabu, 22 Juli 2026 | 18:12

Jajaran kepolisian bergerak cepat mengusut tuntas kasus pengeroyokan yang merenggut nyawa seorang anggota TNI Angkatan Darat (AD) berinisial Prada ABS di Jalan Raya Pondok Hijau Golf, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Minggu 19 Juli 2026, lalu.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
7 Orang Jadi Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI AD hingga Tewas di Tangerang

7 Orang Jadi Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI AD hingga Tewas di Tangerang

Rabu, 22 Juli 2026 | 17:58

Pihak kepolisian telah menetapkan sebanyak 7 tersangka yang diduga terlibat dalam pengeroyokan seorang anggota TNI Angkaran Darat (AD) hingga tewas di Jalan Raya Pondok Hijau Golf, tepatnya depan Cluster Turqois, Desa Curug Sangereng, Kelapa Dua

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill