Connect With Us

Bocah 12 Tahun Hilang Terseret Arus di Kali Angke Ciputat

Rachman Deniansyah | Jumat, 6 Desember 2019 | 22:23

Tim SAR gabungan mencari Alif, 12 tahun, yang hanyut tenggelam di Kali Angke. (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Alif, 12 tahun, hilang terseret arus saat berenang menyeberangi Kali Angke di Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat (6/12/2019).

Korban yang berenang bersama teman-temannya sekitar pukul 11.00 WIB itu terseret arus lantaran kelelahan.

Tim rescue dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta yang berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel telah diterjunkan ke lokasi. 

Tim SAR gabungan mencari Alif, 12 tahun, yang hanyut tenggelam di Kali Angke.

“Tim rescue sudah kita kerahkan menuju lokasi kejadian dengan peralatan SAR Air lengkap dan akan melakukan koordinasi dengan unsur yang sudah ada di lapangan untuk membagi area pencarian," jelas  Hendra Sudirman, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Jumat (6/12/2019).

Ia mengatakan bahwa area pencarian korban dibagi dua tim. Unit pencarian yang pertama diarahkan untuk melakukan pengamatan secara visual melalui jalur darat di sekitar lokasi hingga radius satu kilo meter. 

Sedangkan, unit pencarian kedua menggunakan perahu karet menyisir kali Angke dari lokasi kejadian hingga radius satu kilo meter. 

"Kurang lebih 60 personel SAR gabungan dikerahkan untuk melakukan pencarian korban," katanya. 

Adapun, kata Hendra, tim gabungan yang melakukan pencarian, terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, BPBD Tangerang Selatan, Damkar Tangerang Selatan, Satpol PP, Polsek sekitar, PMI Tangerang Selatan, FKPPI, OCC, Korpolairud, Squad PBI, IEA Tangerang Selatan, Yayasan Abudzar, dan DPKPP Tangerang Selatan. 

Kapolsek Ciputat Kompol Endy Mahandika membenarkan kejadian tersebut. 

"Korban hanyut hingga sekarang belum ditemukan," kata Endy melalui pesan singkat.(RMI/HRU)

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

HIBURAN
AZKO Dorong Tren Berkebun di Rumah, Manfaatkan Teras hingga Balkon

AZKO Dorong Tren Berkebun di Rumah, Manfaatkan Teras hingga Balkon

Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:43

Memiliki kebun sayur sendiri tidak lagi identik dengan halaman yang luas. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap gaya hidup sehat dan ramah lingkungan, area terbatas seperti teras, balkon, hingga sudut rumah

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill