Connect With Us

Hendak Menyeberang, Remaja Tenggelam di Sungai Cisadane

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 4 Desember 2019 | 22:20

Tim SAR Gabungan saat bersiap-siap untuk mencari Firman, 14, yang menjadi korban tenggelam di Kali Cisadane. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Firman, remaja berusia 14 tahun tenggelam di sungai Cisadane, Kelurahan Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Rabu (4/12/2019) sekitar pukul 16.00 WIB.

Kejadian bermula saat korban bersama dengan dua rekannya ingin menuju rumah temannya yang berada di seberang sungai dengan berenang.

Beberapa menit kemudian, kedua rekannya berhasil berenang hingga ke seberang sungai, sedangkan korban tertinggal di tengah akibat kelelahan dan berteriak minta tolong.

Tim SAR Gabungan saat bersiap-siap untuk mencari Firman, 14, yang menjadi korban tenggelam di Kali Cisadane.

Melihat kejadian tersebut, warga sekitar yang sedang mencuci di bantaran sungai  berusaha menolong.

Warga tersebut sempat meraih korban tetapi upaya itu tidak berhasil karena kelelahan hingga akhirnya korban terlepas dan tenggelam.

Informasi tersebut berhasil dihimpun oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta dari anggota IEA malam tadi.

“Tim Rescue sudah dikirimkan dengan peralatan SAR air lengkap untuk melakukan operasi SAR dan melakukan koordinasi dengan unsur yang sudah ada di lapangan.” kata Hendra Sudirman, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SMC (SAR Mission Coordinator).

Baca Juga :

 

Ia juga menambahkan, pencarian malam ini akan dilaksanakan dengan membagi dua area pencarian.

Hendra menyebut, tim pertama melakukan pencarian secara visual dari lokasi kejadian hingga sejauh satu kilometer.

Lalu, tim kedua melakukan pencarian menggunakan perahu karet dengan pola creeping line search seluas 0,2 kilometer persegi.

"Kami masih melakukan pencarian," katanya.

Adapun unsur yang tergabung dalam Tim SAR gabungan yaitu Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Polsek Jatiuwung, Babinsa Panunggangan Barat, BPBD Kota Tangerang, Relawan Budha Tzu Chi, PMI Kota Tangerang, Tagana Kota Tangerang, IEA, Rumah Zakat, Pokdar Jatiuwung, dan masyarakat setempat. 

Hingga berita ini diturunkan korban belum ditemukan.(RMI/HRU)

KOTA TANGERANG
Batuceper, Neglasari, Cipondoh Paling Rawan Kekeringan dan Kebakaran saat Kemarau

Batuceper, Neglasari, Cipondoh Paling Rawan Kekeringan dan Kebakaran saat Kemarau

Kamis, 6 Agustus 2026 | 15:42

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memperkuat langkah-langkah mitigasi dan kesiapsiagaan guna menghadapi musim kemarau yang diprediksi masih akan berlangsung hingga September 2026 mendatang.

HIBURAN
Suzuki XL7 Jadi Mobil Paling Banyak Dicoba Pengunjung GIIAS 2026

Suzuki XL7 Jadi Mobil Paling Banyak Dicoba Pengunjung GIIAS 2026

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:59

Suzuki XL7 terbaru menjadi salah satu mobil yang paling banyak menarik perhatian pengunjung selama ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill