Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com-Polres Tangsel tengah menyelidiki penyebab kematian jasad pria yang ditemukan tewas mengambang di Sungai Cisadane, Rabu (11/9/2019).
Agus Tomi, 53, ditemukan tak bernyawa dengan kondisi kaku dan mengeluarkan cairan menyerupai darah dari sekitar kepalanya di Sungai Cisadane, tepatnya dekat jembatan The Breeze, BSD.
Keterangan yang dihimpun polisi, sebelum ditemukan tewas, warga Kampung Sampora RT2/4, Sampora, Cisauk, Kabupaten Tangerang itu dikabarkan telah menghilang dari rumahnya sejak beberapa hari yang lalu.
"Berdasarkan keterangan Sulaeman yang juga merupakan salah satu dari keluarga korban bahwa korban sudah menghilang, tidak ada kabar atau meninggalkan rumah selama kurang lebih 3 hari," jelas Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Muharram Wibisono, Rabu (11/9/2019).

Wibi menjelaskan, korban meninggalkan rumah dengan menggunakan sepeda motor.
Baca Juga :
"Sebelum korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, korban sempat juga berselisih dengan tetangga rumah kontrakannya," imbuhnya.
Ia mengatakan, penyebab kematian korban sampai saat ini masih dalam penyelidikan.
"Tindak lanjut masih menunggu hasil visum dan keterangan oleh pihak Rumah Sakit Umum Kota Tangerang," pungkasnya.(RMI/HRU)
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGModus penyelundupan satwa liar kian nekat. Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Karantina Banten bekerja sama dengan Bea Cukai berhasil menggagalkan upaya penyelundupan belasan satwa hidup asal Thailand di Terminal 2 Bandara
Menghabiskan waktu liburan tidak selalu harus menempuh perjalanan jauh. Sepanjang bulan Mei 2026, Howard Johnson By Wyndham Tangerang menghadirkan pengalaman “One Stop Vacation”, sebuah konsep liburan terpadu yang memadukan kenyamanan menginap
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengevaluasi sejumlah jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan dunia kerja.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews