Andra Soni Wanti-wanti ASN Dilarang Titip Siswa di SPMB SMA/SMK Negeri 2026
Selasa, 5 Mei 2026 | 14:48
Gubernur Banten Andra Soni secara tegas melarang keras praktik titip-menitip siswa dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri.
TANGERANGNEWS.com-Polres Tangsel tengah menyelidiki penyebab kematian jasad pria yang ditemukan tewas mengambang di Sungai Cisadane, Rabu (11/9/2019).
Agus Tomi, 53, ditemukan tak bernyawa dengan kondisi kaku dan mengeluarkan cairan menyerupai darah dari sekitar kepalanya di Sungai Cisadane, tepatnya dekat jembatan The Breeze, BSD.
Keterangan yang dihimpun polisi, sebelum ditemukan tewas, warga Kampung Sampora RT2/4, Sampora, Cisauk, Kabupaten Tangerang itu dikabarkan telah menghilang dari rumahnya sejak beberapa hari yang lalu.
"Berdasarkan keterangan Sulaeman yang juga merupakan salah satu dari keluarga korban bahwa korban sudah menghilang, tidak ada kabar atau meninggalkan rumah selama kurang lebih 3 hari," jelas Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Muharram Wibisono, Rabu (11/9/2019).

Wibi menjelaskan, korban meninggalkan rumah dengan menggunakan sepeda motor.
Baca Juga :
"Sebelum korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, korban sempat juga berselisih dengan tetangga rumah kontrakannya," imbuhnya.
Ia mengatakan, penyebab kematian korban sampai saat ini masih dalam penyelidikan.
"Tindak lanjut masih menunggu hasil visum dan keterangan oleh pihak Rumah Sakit Umum Kota Tangerang," pungkasnya.(RMI/HRU)
Gubernur Banten Andra Soni secara tegas melarang keras praktik titip-menitip siswa dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri.
TODAY TAGKabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews