Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta
Rabu, 7 Oktober 2026 | 21:41
Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.
TANGERANGNEWS.com—Dua bocah pria tenggelam di Sungai Cisadane, tepatnya di titik lokasi RT 01/02 Kelurahan Cikokol, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Jumat (23/8/2019). Sebelum hanyut, dua bocah ini sedang berenang.
"Ada dua yang tenggelam. Mereka tadinya lagi berenang," ujar Reza, warga setempat.
Reza mengatakan, awalnya empat bocah tersebut tengah berenang di Sungai Cisadane. Namun, pukul 14.30 WIB, dua bocah di antaranya tenggelam.
"Jadi, bocah yang selamat teriak-teriak ke warga. Minta tolong. Katanya dua temannya tenggelam," ucapnya.
BACA JUGA:
Mendengar kabar dua bocah tenggelam, warga bersama petugas BPBD, Basarnas, PMI dan Kepolisian langsung terjun ke lokasi untuk melakukan pencarian.
Dua korban yang tenggelam diketahui bernama Husein, 8 tahun, dan Fitrah, 12 tahun. Keduanya merupakan warga Kelapa Indah, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.
Komandan Regu BPBD Kota Tangerang Teguh Iman menuturkan, metode pencarian dilakukan dengan proses penyelaman dan menebar jangkar di sekitar lokasi kejadian.
Beruntung, pencarian membuahkan hasil. Husein berhasil ditemukan pukul 16.15 WIB. Saat dievakuasi, kata Teguh, Husein kondisi meninggal dunia.
"Satu korban sudah ditemukan," katanya.
Hingga kini, petugas masih melakukan pencarian terhadap Fitrah. Sementara jasad Husein, sudah diserahkan ke keluarganya.(MRI/RGI)
Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.
TODAY TAGPercepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
Persiapan venue pertandingan terus dikebut Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 yang semakin dekat.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews