Connect With Us

Dewa Rezeki & Barongsai Meriahkan Malam Imlek di Wihara Kwan In Thang

Rachman Deniansyah | Sabtu, 25 Januari 2020 | 12:43

Suasana perayaan Tahun Baru Cina atau Imlek 2571 di wihara Kwan In Thang. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Malam perayaan Tahun Baru Cina atau Imlek 2571 di wihara Kwan In Thang di Jalan Pondok Cabe Raya, Pondok Cabe, Pondok Cabe, Pamulang, Jumat (24/1/2020) berlangsung meriah. 

Suara tambur atau gendang dan gerakan barongsai membuat mata para pengunjung terkesima.

Suasana semakin meriah ketika seseorang yang berperan sebagai dewa rezeki (Cai Shen) membagikan angpau. Pengunjung pun mengantre untuk menerima angpau yang menjadi tradisi dalam perayaan Imlek.

Suasana perayaan Tahun Baru Cina atau Imlek 2571 di wihara Kwan In Thang.

Suasana perayaan Tahun Baru Cina atau Imlek 2571 di wihara Kwan In Thang.

Puncak kemeriahan berlangsung saat jam menunjukkan pukul 00.00 WIB. Ratusan kembang api berbagai warna diterbangkan ke udara. Suasana keceriaan tergambar dari wajah para pengunjung menyambut tahun tikus logam.

Suasana perayaan Tahun Baru Cina atau Imlek 2571 di wihara Kwan In Thang.

Setelah sekitar 5 menit letupan kembang api itu meledak di udara, kemeriahan Malam Tahun Baru Imlek pun ditutup dengan ucapan "Gong Xi Fat Cai", yang artinya "Selamat, Semoga Kaya". 

Ketua Yayasan Wihara Kwan In Thang, Awan Setiawan mengatakan, perayaan Imlek kali ini memang berjalan begitu meriah. Namun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, ada sedikit perbedaan. 

"Tahun ini kita lebih sederhana, karena kita melihat kondisi Indonesia, seperti bencana yang ada di awal tahun. Kita menghargai saudara kita yang terkena bencana di sana," katanya usai perayaan. 

Suasana perayaan Tahun Baru Cina atau Imlek 2571 di wihara Kwan In Thang.

Suasana perayaan Tahun Baru Cina atau Imlek 2571 di wihara Kwan In Thang.

Namun demikian, Awan berharap, agar di tahun tikus logam ini, dapat membawa perubahan yang lebih baik. 

"Agar rezekinya dilancarkan, lebih sukses,  dan lebih baik lagi," harapnya. 

Sementara, Hana, salah seorang pengunjung, mengungkapkan, meski ada perbedaan dari tahun sebelumnya, perayaan tahun ini lebih ramai. 

"Saya setiap tahun merayakan di sini. Perasaan saya senang, karena meriah. Anak-anak juga senang, selain itu juga penuh makna. Seperti saat kembang api tadi, kita selipkan harapan saat kembang api terbang ke udara. Semoga tahun ini, bisa lebih baik," kata wanita asal Ceger, Pondok Aren itu.(RMI/HRU)

SPORT
Pelatih Persita Puas Meski Tumbang 0-2 dari Persija 

Pelatih Persita Puas Meski Tumbang 0-2 dari Persija 

Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:37

Persita Tangerang harus mengakui keunggulan tim tamu Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.

BANTEN
Waspada, BMKG Ingatkan Hujan 3 Hari di Tangerang Awal Februari 2026

Waspada, BMKG Ingatkan Hujan 3 Hari di Tangerang Awal Februari 2026

Sabtu, 31 Januari 2026 | 21:05

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di wilayah Tangerang Raya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan yang masih akan terjadi pada awal Februari 2026.

TOKOH
Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Selasa, 27 Januari 2026 | 15:05

Kabar duka datang dari pesulap Marcel Radhival atau yang lebih dikenal publik sebagai Pesulap Merah. Istri tercintanya, Tika Mega Lestari, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 27 Januari 2026, dini hari.

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill