Connect With Us

Penderita Chikungunya di Tangsel Menurun

Rachman Deniansyah | Rabu, 12 Februari 2020 | 18:56

Deden Deni menyebut, kasus penyebaran penyakit Cikungunya sudah menurun drastis Rabu (12/2/2020). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan Deden Deni menyebut, kasus penyebaran penyakit Cikungunya sudah menurun drastis. 

Deden menuturkan, dari puluhan warga yang terkena Cikungunya, kini tinggal menyisa kurang dari lima orang yang masih menjalani pengobatan. 

"Sebagian besar sudah pulih, tinggal di bawah lima yang masih ada keluhan," kata Deden saat ditemui di kantornya, Rabu (12/2/2020).

Meski begitu, lanjutnya, Dinkes Tangsel masih melakukan pemantauan dan beberapa langkah yang dapat mengurangi penyebaran penyakit yang dipicu gigitan nyamuk aedes aegypti tersebut.

"Tetap kami pantau sampai sekarang, tim pun masih standby  (bersiaga) di lapangan (lokasi). Kami sudah melakukan beberapa kali fogging. Dan itu akan tetap kita lakukan," kata Deden. 

Selain itu, kata Deden, pelayanan kesehatan pun akan terus secara maksimal diberikan kepada masyarakat. 

"Puskesmas masih mampu melayani masyarakat. Bahkan, jika masyarakat tidak bisa ke puskesmas, petugas medislah yang akan datang, menjemput masyarakat," tuturnya. 

Deden menambahkan, untuk meminimalisir kasus itu kembali terulang, pihaknya juga akan memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya terkait kebersihan lingkungan. 

Diketahui, kata dia, virus Chikungunya itu ditularkan oleh spesies nyamuk yang sama, yakni aedes aegypti. Maka, kebersihan lingkungan merupakan faktor yang harus diperhatikan. 

"Itu juga kita ansipasi. Apalagi kan biasanya kalau musim hujan,  banyak penyakit yang mengikuti. Makanya kita mungkin nanti edukasi ke warganya," pungkasnya. (RMI/RAC)

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Simak Tips Berkunjung ke GIIAS 2026 di Akhir Pekan Ini

Simak Tips Berkunjung ke GIIAS 2026 di Akhir Pekan Ini

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 20:10

Pameran otomotif terbesar se-Asia Tenggara, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, kini memasuki akhir pekan pertamanya sejak resmi dibuka pada 30 Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill