Jangan Sepelekan Nyeri Sendi Pagi Hari! Kenali Gejala dan Bahaya Rheumatoid Arthritis
Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:57
Sebagian besar masyarakat sering menganggap nyeri sendi sebagai keluhan ringan akibat kelelahan fisik atau cedera biasa.
TANGERANGNEWS.com-Polisi pastikan kabar viral soal penculikan bayi lima bulan di wilayah Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, merupakan kabar palsu atau hoaks.
Isu penculikan yang dikabarkan terjadi di dalam sebuah angkutan umum itu, ternyata merupakan skenario palsu yang sengaja dibuat seorang wanita bernama Andi Sulis.
Bahkan, tak hanya skenarionya yang palsu, tapi bayinya pun palsu. Dengan kata lain, sebenarnya, Sulis tak memiliki anak.
Kapolsek Pamulang Kompol Hadi Supriyatna menjelaskan, kebohongan itu pertama kali dikabarkan olehnya, kepada sang kakak.
Tujuannya, kata Hadi, untuk mengelabuhi suaminya, Sunardi, yang sudah tidak tinggal seatap olehnya.
"Supaya suaminya yakin bahwa saudari Andi Sulis telah memiliki anak dari suaminya," ucap Hadi saat dihubungi, Minggu (1/3/2020).
Hadi menerangkan, skenario penculikan anak dengan cara hipnotis, dibuat lantaran saat itu Sulis berjanji dengan suaminya untuk bertemu di wilayah Parung, untuk melihat anaknya. Ia berbohong, karena sebenarnya Sulis tak memiliki anak.
"Sebenarnya Saudari Sulis pernah hamil dengan suaminya Sunardi, akan tetapi pada saat umur lima bulan kehamilanya, digugurkan dengan cara minum obat," sambungnya.
Lebih lanjut, Hadi menyebut, hal itu dilakukannya dengan motif balas dendam.
"Saudari Andi Sulis membuat laporan seperti ini dengan motif balas dendam, karena selama hamil tidak dinafkahi," terangnya.
Sementara, foto bayi yang selama ini beredar, merupakan foto palsu yang diambilnya dari laman Facebook.
Hadi mengungkapkan, kebohongan yang telah menggegerkan dunia maya itu pun juga membuat jajarannya terkejut.
"Polisi syok dan ternyata tidak benar laporan tersebut," imbuhnya.
Saat ini, kata Hadi, Sulis pun masih berada di Polsek Pamulang. Polisi masih melakukan penyidikan terhadapnya, terkait kabar dan laporan palsu yang telah dibuat olehnya.
Sebagian besar masyarakat sering menganggap nyeri sendi sebagai keluhan ringan akibat kelelahan fisik atau cedera biasa.
TODAY TAGSekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.
Santika Indonesia Hotels & Resorts merayakan 45 tahun perjalanan di industri perhotelan Indonesia dengan menghadirkan program Santika Anniversary Sale.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews