Connect With Us

Tangkal Berita Hoax, Wartawan dan Masyarakat Tangerang Deklarasikan Jawarah

Mohamad Romli | Rabu, 19 Juli 2017 | 12:00

Kapolresta Tangerang AKBP Sabilul Alif dan Kelompok masyarakat dari berbagai elemen, Instansi Pemerintah Kabupaten Tangerang, mendeklarasikan Tangkal Berita Hoax, Rabu (19/7/2017). (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Kelompok masyarakat dari berbagai elemen dan wartawan di Kabupaten Tangerang mendeklarasikan Jaringan Wartawan dan Masyarakat anti Hoax (Jawarah) di Gedung Serba Guna (GSG) Puspemkab Kabupaten Tangerang, Rabu (19/7/2017).

Deklarasi tersebut dibacakan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Iskandar Mirsyad didampingi oleh Kapolresta Tangerang AKBP Sabilul Alif, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang Firdaus dan Sekjen Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)Hendri CH Bangun.

Selain itu, turut hadir Ketua MUI Kabupaten Tangerang, KH Uwes Nawawi, Kepala Dinas Kominfo, Soma Atmaja, Organisasi Kemasyarakatan, Organisasi Pemuda, Lembaga Swadaya Masyarakat, Kepala Sekolah, Siswa dan Mahasiswa di Kabupaten Tangerang.

Ketua Pelaksana kegiatan, Dendi Awaludin dalam sambutannya mengatakan, kemajuan teknologi informasi dan komunikasi membuat seakan-akan hilangnya jarak. Sehingga peristiwa yang terjadi di manapun bisa lebih cepat serta mudah diketahui dan menyebar.

Hal tersebut menimbulkan dampak positif maupun negatif. Salah satu dampak negatif adalah mudah beredarnya berita berisi ujaran kebencian, berita bohong atau hoax yang bisa menyebabkan terjadinya disintegrasi bangsa.

"Oleh karena itu, kami mengajak semua pihak untuk melawan hoax untuk melindungi bangsa ini dari pengaruh negatif hoax," katanya.

Kegiatan tersebut dirangkai dengan diskusi publik dan karya latih wartawan Kabupaten Tangerang. Untuk diketahui, Jawarah gagasan awalnya disampaikan pada peringatan Hari Pers Nasional 2017 di Ambon, kemudian secara resmi diluncurkan secara resmi oleh Wakil Presiden Yusuf Kalla di Istana Wapres pada 28 April 2017.(RAZ)

BANTEN
Hasil CKG di Banten: Masalah Gigi Berlubang dan Mata Rabun Paling Banyak Diderita Anak-anak

Hasil CKG di Banten: Masalah Gigi Berlubang dan Mata Rabun Paling Banyak Diderita Anak-anak

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:24

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten mencatat sebanyak 5.969.889 warganya telah memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

KAB. TANGERANG
Pria di Kosambi Diciduk Polisi Jual 1.346 Butir Tramadol dan Eximer

Pria di Kosambi Diciduk Polisi Jual 1.346 Butir Tramadol dan Eximer

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:36

Polisi mengamankan seorang pria berinisial CF, 25, yang diduga menjual obat keras daftar G di kawasan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill