Connect With Us

Tiga Pria Serpong Utara Diserang Gerombolan Rampok, Satu Korban Tewas Dibacok

Rachman Deniansyah | Senin, 2 Maret 2020 | 15:53

Korban meninggal dunia yang diserang oleh sekelompok orang bersenjata tajam di Jalan Graha Raya, Kampung Kayu Gede, Pakujaya, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Minggu (1/3/2020). (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Tiga pria yang sedang melintasi Jalan Graha Raya, Kampung Kayu Gede, Pakujaya, Serpong Utara, Tangerang Selatan, menjadi korban penyerangan sekelompok orang yang diduga perampok, Minggu (1/3/2020). 

Ketiga orang yang diantaranya Deni Saputra, 19, Ahmad Fauzi, 24, dan Muhamad Rizki Fadillah, 23, itu diserang oleh sekitar 10 orang, secara bersamaan. 

Kapolsek Serpong Kompol Stephanus Luckyto menerangkan, insiden yang terjadi saat pukul 04.00 WIB itu, terjadi ketika ketiganya sedang ingin pulang dari kontrakan. 

"Mereka berboncengan dan melawan arus ke arah Ciledug.  Namun pada saat melintas dari arah sebaliknya, ketiga korban itu melihat gerombolan sekitar 10 orang dengan menggunakan sepeda motor saling berboncengan dengan membawa alat berupa sajam (senjata tajam)," jelasnya, Senin (2/3/2020).

Khawatir akan diserang, ketiga korban pun lari terbirit-birit lantaran panik. Bahkan, atas kepanikan itu, sepeda motor milik Ahmad Fauzi pun ditinggal begitu saja karena ketakutan. 

Baca Juga :

Ketakutan mereka berasalan, karena ketiganya tiba-tiba saja dikejar. Namun nahas, korban atas nama Fauzi dibacok. 

"Dibacok dengan menggunakan sajam ke arah badan sehingga mengenai bagian dada sebelah kanan dengan tiga luka sayatan, dan lengan atas sebelah kanan satu sayatan," tuturnya. 

Akibatnya, kata Luckyto, korban pun harus meregang nyawanya. 

"Kejadian tersebut membuat korban meninggal dunia, setelah sampai di Rumah Sakit Mulia Pinang, Kota Tangerang," sambungnya. 

Pelaku tak hanya membacok korbannya. Pelaku juga melemparkan sebuah batu ke arah korban atas nama Deni. 

Korban yang tertimpa pun langsung jatuh, dan mengalami luka sobek di bagian belakang kepalanya, luka lecet dibagian siku, dan kakinya. 

Luckyto memaparkan, aksi brutal para pelaku itu tak hanya menelan korban jiwa,  dan luka-luka. Pelaku pun merampas barang berharga para korbannya. 

"Barang yang dicuri oleh pelaku, yaitu satu unit Sepeda Motor Honda warna hitam, dan dua buah handphone merek Vivo dan Samsung milik para korban," pungkasnya.(DBI/HRU)

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Geber Dokumen Kesiapan Pembangunan Sekolah Rakyat di Lahan 6,3 Hektare

Pemkot Tangerang Geber Dokumen Kesiapan Pembangunan Sekolah Rakyat di Lahan 6,3 Hektare

Selasa, 28 Juli 2026 | 17:32

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memulai penyusunan dokumen kriteria kesiapan (readiness criteria), sebagai bagian dari dukungan terhadap rencana pembangunan fasilitas Sekolah Rakyat oleh Kementerian Sosial (Kemensos) RI.

NASIONAL
Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Selasa, 28 Juli 2026 | 20:15

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.

HIBURAN
Bukan Cuma Bebersih, Ini Alasan Kamar Mandi Jadi Tempat Rileks Rumah Modern

Bukan Cuma Bebersih, Ini Alasan Kamar Mandi Jadi Tempat Rileks Rumah Modern

Selasa, 28 Juli 2026 | 17:08

Di tengah ritme kehidupan urban yang serba cepat, standar kemewahan sebuah hunian telah bergeser secara fundamental.

BANTEN
Kemarau Ekstrem, Pemprov Banten Kaji Penetapan Status Siaga Bencana Kekeringan

Kemarau Ekstrem, Pemprov Banten Kaji Penetapan Status Siaga Bencana Kekeringan

Selasa, 28 Juli 2026 | 19:41

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berencana menetapkan status siaga darurat bencana kekeringan, menyusul banyaknya kebakaran dan kekurangan air bersih akibat fenomena El Nino Godzilla yang melanda wilayah tersebut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill