Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNEWS.com-Sejumlah warga di Kecamatan Setu dan Serpong, Kota Tangsel, mengeluhkan sulitnya lapangan pekerjaan. Padahal dua wilayah itu berdekatan dengan pusat bisnis di kota tersebut.
Hal itu diketahui saat reses Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten, Yudi Budi Wibowo di Kota Tangsel, Selasa (17/3/2020).
Menurut Yudi, lokasi resesnya di Kelurahan Bakti Jaya, Kecamatan Setu dan Kelurahan Rawa Buntu, Kecamatan Serpong, dinilai butuh perhatian khusus.
"Karena dua kecamatan ini adalah wilayah yang berdekatan langsung dengan pusat bisnis Kota Tangerang Selatan, yaitu BSD dan Alam Sutera," ucap Yudi kepada TangerangNews.
Pria asal Bojonegoro itu mengatakan, dalam resesnya banyak keluhan warga yang disampaikan, terutama masalah pengangguran.

"Banyaknya warga yang mengeluhkan susahnya lapangan pekerjaan bagi pemuda setempat, sistem pendidikan yang masih perlu perhatian lebih," ujar Yudi yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Tangsel.
Tak hanya itu, kata Yudi, para warga pun banyak mengeluhkan soal akses jalan yang kini mulai banyak yang rusak.
"Akses jalan dalam perkampungan yang sudah mulai rusak, karena musim penghujan," sambungnya.
Yudi mengatakan, segala keluhan warga tersebut akan ditampung olehnya. Ia pun akan membawa keluhan-keluhan itu dalam pembahasan saat masa sidang sudah kembali aktif.
"Kami telah melaksanakan beberapa kali kunjungan reses ke masyarakat dan akan terus hadir di tengah-tengah masyarakat Tangsel, khususnya demi terciptanya Indonesia yang adil dan makmur," pungkas Yudi. (RAZ/RAC)
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGBagi pasien yang telah disarankan menjalani operasi bypass jantung atau Coronary Artery Bypass Grafting (CABG), namun terkendala usia lanjut di atas 70 tahun, memiliki gangguan fungsi ginjal, penyakit penyerta, atau mengalami infeksi
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews