Investasi Rp177 Miliar, Motor Listrik Canggih Omoway Resmi Dirakit di Balaraja Tangerang
Rabu, 17 Juni 2026 | 16:50
Pasar kendaraan listrik di Indonesia kembali kedatangan pemain baru yang menawarkan beragam fitur canggih.
TANGERANGNEWS.com-Sejumlah warga di Kecamatan Setu dan Serpong, Kota Tangsel, mengeluhkan sulitnya lapangan pekerjaan. Padahal dua wilayah itu berdekatan dengan pusat bisnis di kota tersebut.
Hal itu diketahui saat reses Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten, Yudi Budi Wibowo di Kota Tangsel, Selasa (17/3/2020).
Menurut Yudi, lokasi resesnya di Kelurahan Bakti Jaya, Kecamatan Setu dan Kelurahan Rawa Buntu, Kecamatan Serpong, dinilai butuh perhatian khusus.
"Karena dua kecamatan ini adalah wilayah yang berdekatan langsung dengan pusat bisnis Kota Tangerang Selatan, yaitu BSD dan Alam Sutera," ucap Yudi kepada TangerangNews.
Pria asal Bojonegoro itu mengatakan, dalam resesnya banyak keluhan warga yang disampaikan, terutama masalah pengangguran.

"Banyaknya warga yang mengeluhkan susahnya lapangan pekerjaan bagi pemuda setempat, sistem pendidikan yang masih perlu perhatian lebih," ujar Yudi yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Tangsel.
Tak hanya itu, kata Yudi, para warga pun banyak mengeluhkan soal akses jalan yang kini mulai banyak yang rusak.
"Akses jalan dalam perkampungan yang sudah mulai rusak, karena musim penghujan," sambungnya.
Yudi mengatakan, segala keluhan warga tersebut akan ditampung olehnya. Ia pun akan membawa keluhan-keluhan itu dalam pembahasan saat masa sidang sudah kembali aktif.
"Kami telah melaksanakan beberapa kali kunjungan reses ke masyarakat dan akan terus hadir di tengah-tengah masyarakat Tangsel, khususnya demi terciptanya Indonesia yang adil dan makmur," pungkas Yudi. (RAZ/RAC)
Pasar kendaraan listrik di Indonesia kembali kedatangan pemain baru yang menawarkan beragam fitur canggih.
TODAY TAGSlamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil mencegah keberangkatan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang diduga hendak bekerja secara ilegal atau nonprosedural di Kamboja.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews