Connect With Us

Sidang WN Australia, Kisruh Soal TV Melayang

| Kamis, 5 Agustus 2010 | 12:13

Kinanti, anak Daniel bersama pengacaranya. (tangerangnews / dira)

 
 
TANGERANGNEWS-Persidangan WN Autralia,  Daniel Heyrani yang keturunan Irak berlangsung kisruh antara saksi dari keluarga dan saksi dari petugas Polsek Serpong. Saksi dari keluarga yakni Verra Magdalena Wenas yang juga istri Daniel dan Kinanti Ayu Putri Wenas, 20 anak tiri Daniel, menyatakan, televisi yang berada di ruangan Kapolsek Serpong bukanlah dilempar banting Daniel.
 
“Saya ada di ruangan itu, saya tidak lihat suami saya membanting televisi falt tersebut,”kata Verra, dalam persidangan yang dipimpin majelis hakim Immanuel Sembiring dengan Jaksa Penuntut Umum, Supardi, Margaret dan Devi SH.
 
Berbeda dengan Verra, Kapolsek Serpong AKP Buhdi Hermanto dengan tegas menyebutkan, televisi itu dibanting oleh Daniel. “Saya lihat dia (Daniel) membanting televisi itu,” ujar Budhi yang juga menjadi saksi.
 
Dalam persidangan itu, ada lima orang saksi yang hadir. Yakni dua orang anggota Polsek Serpong serta Kapolsek. Sedangkan dua orang saksi dari keluarga, adalah anak dan istrinya Daniel.  
 
Menurut Kinanti, peristiwa itu terjadi pada 31 Mei 2010 lalu. Ketika itu, Verra Magdalena Wenas, bersama anaknya Kinanti pulang bersama-sama dari tempat pekerjaannya, PT Kinanti Cakrawala Production yang bergerak dibidang Production House, yang terletak di Bintaro. “Ketika sampai di rumah, Pusputiloka, Jalan Puspita Raya J 1, No.27 . Ayah saya memarahi saya, karena saya kerap berpergian,” katanya.

Kemudian, Kinanti diminta Daniel untuk menghubungi Verra. “Karena saya nangis saat hubungi mami, mami mengira saya dipukuli. Sehingga mami lapor ke Polsek Serpong,” katanya.  
 
Daniel kemudian dijemput polisi.  Sampai di Polsek Serpong, Daniel marah-marah  terhadap istrinya Verra. “Entah apa yang terjadi, papi diruangan Kapolsek ingin terjun bunuh diri melalui jendela yang ada di ruangan Kapolsek. Situlah terjatuh televisi di ruangan pak Kapolsek,” katanya.
 
Hal itu, kata dia,  membuat Kapolsek kesal.  Sehingga, Daniel dikenakan Pasal
335 tentang perbuatan tidak menyenangkan, karena merusak,   tirai, meja pecah dan televisi pecah. “Selain itu, Kapolsek juga nuntut Daniel dengan Pasal 406 KUHP tentang pengerusakan,” ujar pengacara Daniel, Garri O Pandiangan.  Kapolsek, kata dia, tidak mau diselesaikan secara kekeluargaan saat itu.
 
Menurut pengacara Daniel, Garri O Pandiangan, Daniel bisa seperti itu karena dipukuli polisi di ruangan tersebut. “ Itu bisa dilihat dari medical recordnya. Tanahan yang ada di polsek sana juga menyaksikan, pemukulan itu. Jadi maksud bu Verra untuk memberikan penjelasan soal KDRT, kepada suaminya berubah bencana, suaminya malah dipukuli," katanya.(dira)
 
TANGSEL
Atasi Banjir di Melati Mas, Pemkot Tangsel Bakal Bongkar Bangli dan Buat Sodetan Drainase

Atasi Banjir di Melati Mas, Pemkot Tangsel Bakal Bongkar Bangli dan Buat Sodetan Drainase

Kamis, 23 April 2026 | 23:26

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah penanganan menyeluruh untuk mengatasi persoalan banjir di Kawasan Melati Mas, Kecamatan Serpong Utara.

HIBURAN
El Rumi dan Syifa Hadju Resmi Menikah, Maharnya 2.026 Poundsterling dengan Suvenir Emas

El Rumi dan Syifa Hadju Resmi Menikah, Maharnya 2.026 Poundsterling dengan Suvenir Emas

Senin, 27 April 2026 | 08:21

Pasangan selebritas El Rumi dan Syifa Hadju resmi melangsungkan akad nikah di Hotel Raffles Jakarta, Minggu, 26 April 2026.

NASIONAL
Tekan Emisi Karbon, ALVAboard dan Rekosistem Bangun Ekosistem Sirkular di Tangerang

Tekan Emisi Karbon, ALVAboard dan Rekosistem Bangun Ekosistem Sirkular di Tangerang

Senin, 27 April 2026 | 19:02

Produsen kardus kemasan ramah lingkungan di Tangerang, ALVAboard, resmi menggandeng perusahaan climate-tech Rekosistem untuk menciptakan rantai industri sirkular.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill