Connect With Us

Cerita ODP 9 Hari Dikarantina di Rumah Lawan COVID-19 Tangsel

Rachman Deniansyah | Minggu, 3 Mei 2020 | 19:13

Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie saat menyerahkan surat pernyataan sehat bagi ke-11 orang yang dinyatakan ODP. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Usai menjalani sembilan hari masa karantina, 11 Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Rumah Lawan COVID-19 akhirnya diperbolehkan pulang, setelah dari hasil tes dinyatakan negatif COVID-19.

Kesebelas anak yang berasal dari salah satu panti asuhan di wilayah Serpong Utara, Tangerang Selatan tersebut merupakan pasien yang pertama kali diperbolehkan pulang.

Mereka dinyatakan sebagai ODP, lantaran di panti tersebut ada dua pegawai yang dinyatakan positif COVID-19.

Warga ODP yang dinyatakan sehat.

Sebelum pulang menuju panti, Yati, ibu asuh anak-anak itu menceritakan pengalamannya usai menjalani karantina di Rumah Lawan COVID-19.

Meski menjadi orang yang dipantau, ia bersama anak-anak asuhnya tetap bisa menjalankan aktivitas seperti biasanya.

Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie saat menyerahkan surat pernyataan sehat bagi ke-11 orang yang dinyatakan ODP.

"Sangat menyenangkan, karena kami ramai-ramai melakukan aktivitas biasanya. Dari pagi bangun, doa bersama, olahraga, kerja seperti urus baju sendiri yang biasa kita lakukan di rumah. Jadi bisa kita lakukan di sini dengan senang hati," ujar Yati menceritakan pengalamannya, Minggu (3/5/2020).

Selama sembilan hari masa karantina, tak ada sedikitpun kejenuhan yang dirasakan. Di sisi lain, anak-anak panti yang menjadi ODP itu pun juga tetap bisa menjalani pembelajaran sekolah.

"Di belakang itu cukup luas bagi kami untuk bermain, dan juga ada tanaman yang bisa menyegarkan mata. Anak-anak pun bisa tetap sekolah online, setiap Senin-Jumat ada kegiatan jam 8 pagi sampai jam 10.30. Kemudian istirahat, baru kami mulai lagi sampai jam 2 siang," terang Yati. 

Atas kepulangannya itu, Pemkot Tangsel pun mengaharapkan Yati dan anak asuhnya itu dapat memberikan pengalaman dan edukasi tentang COVID-19 ini di lingkungannya. 

"Setelah kita pengalaman di sini, kita jadi lebih tahu kalau kita harus tetap jaga kebersihan hidup sehat, sesering mungkin cuci tangan, harus pakai masker setiap saat," tuturnya. 

Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie saat menyerahkan surat pernyataan sehat bagi ke-11 orang yang dinyatakan ODP.

Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie yang melepas langsung kepulangan, merasa senang atas kesembuhan sebelas anak yang menjadi ODP tersebut. 

"Ya ini usaha kita. Rumah Lawan Covid-19 ini memang didirikan untuk membuat sehat yang ODP dan PDP ringan. Dan ini adalah sebuah bukti bahwa disiplin itu dilakukan masyarakat maka usaha pemerintah akan berhasil," ujar Benyamin.

Pemkot Tangsel berjanji akan memberikan fasilitas senyaman mungkin dan menyerupai tempat tinggal bagi mereka yang dikarantina di Rumah Lawan COVID-19.

"Kita sudah siapkan fasilitasnya dari komputer dan internetnya. Supaya mereka betah di sini, enggak merasa terkurung mereka tetapi bisa melaksanakan kegiatan seperti biasa," ucapnya.

Atas kepulangan itu diharapkan,  para pasien yang sembuh dapat memberikan pengalamannya serta mengedukasi masyarakat luas menyadari arti pentingnya kesehatan, guna mencegah penyebaran COVID-19 ini.(RAZ/HRU)

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

KOTA TANGERANG
Cari Informasi Keimigrasian Lebih Mudah, Warga Tangerang Bisa Akses Layanan SAPA Imigrasi

Cari Informasi Keimigrasian Lebih Mudah, Warga Tangerang Bisa Akses Layanan SAPA Imigrasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:28

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang profesional dan responsif.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill