Sambut Kelulusan Sekolah, Tangcity Mall Gelar Hobbyland Olympics 2026 untuk Pelajar dan Komunitas
Kamis, 14 Mei 2026 | 10:31
Bulan Mei menjadi momentum spesial bagi para pelajar, mulai dari menghadapi ujian akhir hingga merayakan kelulusan.
TANGERANGNEWS.com-Penemuan jasad seorang pria di Jalan Raya boulevard CBD bintaro sektor 7, Pondok Jaya, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Selasa (28/7/2020) malam, sempat membuat heboh warga sekitar.
Jasad pria yang belakangan diketahui bernama Krisna Kasmir Kasjudin, 49, itu ditemukan di dalam sebuah mobil Toyota Avanza warna putih nomor polisi B-1716-NMN, yang tengah dikendarainya.
Kanit Reskrim Polsek Pondok Aren Iptu Hitler Napitupulu mengatakan, pertama kali jasad korban ditemukan oleh dua petugas keamanan di wilayah Bintaro yang sedang berpatroli sekitar pukul 23.00 WIB.
Awalnya mereka heran, sebab mobil yang dikendarai korban berhenti di tengah jalan. Melihat hal itu, mereka pun langsung lapor ke Polsek.
"Tidak lama kemudian datang anggota Polsek Pondok Aren. Karena mobil dalam keadaan terkunci dari dalam, salah satu anggota langsung melakukan pemecahan kaca belakang sebelah kiri dan melihat satu laki-laki dalam keadaan meninggal dunia," ujar Hitler saat dikonfirmasi, Rabu (29/7/2020).
Begitu ditemukan, polisi pun langsung memeriksa keadaan korban yang sudah tak bernyawa tersebut.
Dalam pemeriksaan itu, polisi tak menemukan satu pun tanda kekerasan pada tubuh korban dan hal yang mencurigakan lainnya.
"Dan diduga (korban) meninggal karena sakit serangan jantung," terangnya.
Atas hal itu, korban pun langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tangerang. Sedangkan mobilnya, dibawa ke Mapolsek Pondok Aren.
"Kemudian kami mengantar Almarhum ke RSUD Tangerang untuk dilakukan visum dan juga menghubungi keluarga korban," pungkasnya.(RAZ/HRU)
Bulan Mei menjadi momentum spesial bagi para pelajar, mulai dari menghadapi ujian akhir hingga merayakan kelulusan.
TODAY TAGBalai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) resmi meningkatkan status kesiapsiagaan guna mencegah masuknya wabah Hantavirus ke Indonesia.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews