KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Seorang pria dan wanita, S, 54, dan RW, 33, yang tewas tanpa busana di dalam mobil travel saat sandar di Pelabuhan Merak, Banten, Minggu (26/7/2020) diduga usai berhubungan intim.
Dugaan kuat itu berasal dari temuan bercak sperma di tubuh korban wanita yang telah divisum oleh polisi.
"Di baguan vaginanya ada luka lecet. Diduga akibat benda tumpul, terus ada bercak sperma, diduga sudah melaksanakan hubungan intim," ujar Kapolres Cilegon AKBP Yudhis Wibisana seperti dilansir dari Kompas, Selasa (28/7/2020).
Diketahui S merupakan sopir mobil travel jenis Toyota Innova BG 1795 J. Dia merupakanbwarga Sumber Hidup, Kecamatan Padamaran Timur, Kabupaten OKI, Provinsi Sumatera Selatan.
Sedangkan RW, warga Tanjung Makmur, Kecamatan Padamaran Timur, Kabupaten OKI, Provinsi Sumatera Selatan, adalah penumpangnya.
Total penumpang mobil travel itu ada enam orang, termasuk RW. Mobil berangkat dari Palembang menuju Blora, Jawa Tengah.
Berdasarkan keterangan dari keluarga, keduanya tidak memiliki hubungan apa pun meskipun bertempat tinggal di satu kecamatan. Sebab, keduanya telah memiliki keluarga.
"Saling kenal satu kecamatan kan, bukan (pasutri). Keduanya sudah berkeluarga," ujar Yudhis.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
International Media Support (IMS) dari Denmark bersama Suara.com menggelar Local Media Summit (LMS) 2026 di Manhattan Hotel Jakarta, 22-23 Oktober 2026.
Guna meningkatkan produktivitas padi sawah, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk inovasi dan riset ilmiah.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews