Connect With Us

Sepekan Terakhir, Ular Kobra Hingga Piton Ditemukan di Pemukiman Warga Tangsel

Rachman Deniansyah | Senin, 14 Desember 2020 | 18:45

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel saat memegang ular jenis kobra di Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel, Senin (14/12/2020) pagi. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sejak sepekan terakhir, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan berhasil menangkap tiga jenis ular liar di pemukiman warga. 

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel Uci Sanusi mengatakan, baru-baru ini pihaknya telah mengevakuasi ular berbisa jenis kobra. 

Ular berbisa dengan panjang mencapai 2,5 meter  itu ditangkap saat berada di dalam kandang ayam milik warga di sekitar wilayah Legoso, Pisangan, Ciputat Timur, Tangsel, Senin (14/12/2020) pagi. 

"Hari ini kita tangkap ular jenis kobra ditangkap saat ada di kandang yan milik warga," ujar Uci di Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel.

Selain jenis kobra, beberapa waktu terakhir, pihaknya juga berhasil mengevakuasi dua ekor ular dengan jenis berbeda lainnya, di wilayah Pamulang, Tangsel. 

"Jadi sepekan ini ada tiga ekor ular. Ada jenis kobra, piton, dan ular jenis koros," imbuhnya.

Atas penangkapan tiga ekor ular tersebut, setidaknya sejak Januari lalu Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel berhasil mengevakuasi hingga puluhan ekor hewan melata tersebut.

"Dalam setahun ini sudah ada 69 ekor (ular) yang kita dapatkan. Tapi memang dalam dua bulan terakhir ada 10 ekor yang kita tangkap," tuturnya. 

Mayoritas, puluhan ekor ular tersebut diamankan sejak dimulainya musim penghujan. Rata-rata, hewan liar itu ditemukan di sekitar pemumikan warga. 

"Ular ini memang senang di tempat yang lembab yah. Termasuk di tempat yang berair. Jadi di musim penghujan ini, kita berharap masyarakat waspada, itu yang utama. Ketika melihat atau menemukan ular, ya jangan melakukan tindakan sendiri kalau memang itu belum dibekali dengan keahlian. Kalau memang menemukan, segera laporkan kepada kami," pungkasnya. (RED/RAC)

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by TangerangNews (@tangerangnewscom)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

SPORT
Pastikan Kelancaran MotoGP Mandalika 2026, PLN Siapkan 500 Personel dan Sistem Listrik Berlapis

Pastikan Kelancaran MotoGP Mandalika 2026, PLN Siapkan 500 Personel dan Sistem Listrik Berlapis

Senin, 14 September 2026 | 11:09

PT PLN (Persero) menyiapkan sistem kelistrikan berlapis untuk mendukung pelaksanaan MotoGP 2026 di Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada 9–11 Oktober 2026.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill