Connect With Us

Ini Penampakan Ular Sanca 5 Meter yang Masuk Septic Tank di Tangsel

Rachman Deniansyah | Senin, 27 Juli 2020 | 15:50

Screenshot atau tangkapan layar video ular sanca sepanjang 5 meter telah diamankan di Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan, Serpong Utara, Tangsel. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Seekor ular sanca dengan panjang 5 meter yang sempat menghebohkan warga Kampung Pasar, RT 04/13, Kelurahan Jombang, Kota Tangerang Selatan, telah diamankan di Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan, Serpong Utara, Tangsel.

Ular yang sempat ditemukan warga masuk ke dalam septic tank itu kini disimpan di dalam sebuah boks.

Namun sesekali, ular sanca batik berwarna coklat itu kerap dikeluarkan, untuk sekedar diberikan makan dan menghirup udara bebas. 

Screenshot atau tangkapan layar video ular sanca sepanjang 5 meter telah diamankan di Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan, Serpong Utara, Tangsel.

Selain panjangnya mencapai 5 meter, ular tersebut juga memiliki berat yang ditaksir sekitar 20 kilogram, dengan lingkar tubuh mencapai hampir seukuran paha orang dewasa. 

Untuk mengeluarkan ular itu dari dalam boks, dibutuhkan setidaknya lima orang petugas. Meski telah dijinakkan, sesekali tampak masih memberontak.

Screenshot atau tangkapan layar video ular sanca sepanjang 5 meter telah diamankan di Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan, Serpong Utara, Tangsel.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel Uci Sanusi mengatakan bahwa ular yang berhasil ditangkapnya itu akan diserahkan ke komunitas pecinta reptil untuk dipelihara dengan benar. 

"Kita masih menghubungi dengan teman-teman komunitas, karena kita memang belum mampu untuk menangkarnya," kata Uci di kantornya, Senin (27/7/2020). 

Ia mempersilahkan bagi para pecinta reptil untuk mengembangbiakan ular tersebut. 

"Biasa kita serahkan dengan mereka, dengan berita acara juga dan serah terimanya," pungkasnya. (RMI/RAC)

KAB. TANGERANG
Kemarau Ekstrem, Warga Cukanggalih Tangerang Terpaksa Tempuh 2 KM Demi Dapatkan Air Bersih

Kemarau Ekstrem, Warga Cukanggalih Tangerang Terpaksa Tempuh 2 KM Demi Dapatkan Air Bersih

Selasa, 29 September 2026 | 22:57

Dampak kemarau panjang yang telah berlangsung selama enam bulan terakhir membuat warga Desa Cukanggalih, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, mengalami krisis air bersih yang parah.

SPORT
Hore! Bonus Atlet Kota Tangerang Cair Oktober, Segini Nilainya

Hore! Bonus Atlet Kota Tangerang Cair Oktober, Segini Nilainya

Selasa, 29 September 2026 | 19:38

Kabar baik bagi para atlet, pelatih, ofisial dan manajer kontingen Kota Tangerang. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memastikan bonus prestasi bagi peraih medali pada ajang POPDA, PEPARPEDA hingga kompetisi olahraga lainnya akan dibagikan

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill