Connect With Us

Ular Sanca 6 Meter Ditangkap Warga di Kantor Desa Kadu Curug

Mohamad Romli | Selasa, 12 Mei 2020 | 22:46

Petugas penjaga kantor Desa Kadu, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang dikejutkan oleh kehadiran ular sanca di lingkungan kantor tersebut, Selasa (12/5/2020) malam. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Petugas penjaga kantor Desa Kadu, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang dikejutkan oleh kehadiran ular sanca di lingkungan kantor tersebut, Selasa (12/5/2020) malam.

Hewan reftil yang panjangnya mencapai enam meter itu ditemukan tengah melilit seekor ayam di belakang kantor desa.

Ari Andrianto, staf Desa Kadu menerangkan, awalnya petugas keamanan desa tersebut mendengar suara ayam dari belakang kantor tidak seperti biasanya. Ia yang tengah berjaga di depan pun memeriksa keadaan di belakang kantor.

Warga Desa Kadu saat mengamankan ular sanca.

Alangkah terkejutnya petugas tersebut, sebab ayam peliharaannya itu sudah dililit oleh ular sanca batik di dalam kandangnya. Kandang tersebut terletak persis di samping rumah tempat beristirahat petugas keamanan kantor desa tersebut.

"Mang Udin, petugas keamanan kantor Desa Kadu kemudian laporan ke staf desa yang sedang lembur merapihkan data Bansos COVID-19, bahwa ada ular yang sedang melilit ayam," ujar Ari kepada TangerangNews.

Melihat ukuran ular yang besar, Kepala Desa Kadu, Muhamad Asdiansyah pun   tidak mau bertindak gegabah. Ia kemudian menghubungi kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang.

Proses penangkapan ular tersebut membutuhkan waktu sekitar 30 menit. Sejak pertama kali ditemukan pukul 21.40 WIB, ular bisa dijinakkan sekitar pukul 22.10 WIB.

"Petugas BPBD menggunakan alat semacam tongkat penjepit, yang agak sulit mengeluarkan ular tersebut dari dalam kandang ayam," tambahnya.

Setelah berhasil dijinakkan, ular yang diduga berasal dari wilayah persawahan di belakang kantor desa tersebut kemudian dibawa petugas ke kantor BPBD Kabupaten Tangerang.

"Sementara ayam jago milik petugas keamanan kantor desa mati setelah dililit ular sanca tersebut," pungkasnya.(RMI/HRU)

KOTA TANGERANG
Pesan Rektor UMT untuk Lulusan FISIP 2026: Jangan Berhenti Belajar Setelah Pegang Ijazah

Pesan Rektor UMT untuk Lulusan FISIP 2026: Jangan Berhenti Belajar Setelah Pegang Ijazah

Senin, 21 September 2026 | 20:00

Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Dr. Warsito, M.Si., meminta para lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) untuk tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.

HIBURAN
VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan 

VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan 

Senin, 21 September 2026 | 17:09

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill