Connect With Us

Antrean Pengguna Busway Transjakarta di Puri Beta Mengular, Ini Penyebabnya

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 16 Maret 2020 | 10:29

Suasana antrean panjang para penumpang bus kota di Puri Beta, Larangan, Senin (16/3/2020) pagi. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com–Para pengguna transportasi publik di Kota Tangerang harus bersabar. Pasalnya, terjadi antrean panjang para penumpang bus kota di Puri Beta, Larangan. 

Belum diketahui pemicu antrean ini. Berdasarkan video yang beredar, antrean terjadi pada Senin (16/3/2020) pagi. 

Tampak penumpang mengantri hingga sekitar 200 meter. Antrean tersebut hampir memakan bahu jalan.

Kondisi ini pun sangat mengkhawatirkan, karena antrean para calon penumpang berdekatan dengan jalan raya. 

Kasie Angkutan Dinas Perhubungan Kota Tangerang Raymond Alfons mengatakan pihaknya sedang melakukan pengecekan antrean penumpang mengular tersebut. 

Menurutnya, antrean terjadi karena penumpang harus menjalani pengecekan terkait pencegahan Covid-19 sebelum menumpangi bus. 

"Itu pembatasan operasional Transjakarta mencegah virus corona," ujarnya.(RAZ/HRU)

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

PROPERTI
Program 3 Juta Rumah Dinilai Belum Sentuh Akar Masalah Reforma Agraria

Program 3 Juta Rumah Dinilai Belum Sentuh Akar Masalah Reforma Agraria

Minggu, 3 Mei 2026 | 09:13

Rencana pembangunan 3 juta rumah yang dijalankan pemerintah dinilai belum sepenuhnya menyentuh persoalan mendasar terkait reforma agraria.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill