Connect With Us

Bapenda Tangerang Optimis Target Retribusi 2020 Rp471 Miliar Tercapai

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 20 Februari 2020 | 18:28

Kepala Bapenda Kota Tangerang Said Endrawiyanto (ditengah) saat jumpa pers di Gedung Nyimas Melati, Kota Tangerang, Jumat (14/2/2020). (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com–Target pendapatan asli daerah Kota Tangerang dari retribusi dan pajak ditingkatkan karena diklaim selalu tercapai bahkan terlampaui.

Hal itu diungkapkan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tangerang Said Endrawiyanto. 

Ia mengatakan retribusi dan pajak  tahun 2019 yang ditargetkan Rp443.851.063.854 miliar berhasil dilampaui. 

Menurut dia, tahun 2020 ini pun pihaknya meningkatkan target retribusi dan pajak menjadi Rp471.064.775.221 miliar.

"Tahun kemarin melebihi target jadi 109 persen. Jadi, insyaallah untuk target tahun ini bisa tercapai lagi," ujarnya kepada TangerangNews, Kamis (20/2/2020). 

Said mengungkapkan optimistis mencapai target karena partisipasi wajib pajak dalam memenuhi kewajibannya sangat tinggi. 

"Partisipasi wajib pajak di sini sangat diapresiasi, yakni sampai 85 persen. Ini membuktikan bahwa masyarakat sadar bila pajak yang dibayarnya untuk membangun Kota Tangerang," ungkapnya. 

Ia menjelaskan terdapat tiga strategi yang diterapkan dalam upaya mendorong para wajib pajak melaksanakan kewajibannya sehingga target yang ditentukan dapat tercapai. 

Pertama, kata dia, melakukan penghapusan administrasi untuk pajak bumi dan bangunan. 

"Saya yakin masyarakat akan memanfaatkan penghapusan administrasi karena itu signifikan untuk membayar pajak," katanya. 

Kedua, memberikan kemudahan dalam pelayanan pembayaran pajak. Ia menyebut pembayaran pajak kini bisa dilakukan melalui unicorn. 

"Jadi, tidak hanya di bank dan kantor saja. Tapi pembayaran bisa melalui BukaLapak, Tokopedia dan lain-lain. Harapannya dengan kemudahan itu, masyarakat bisa melakukan pembayaran," tuturnya. 

Ketiga, tidak ada kenaikan. "Artinya kita memberikan subsidi supaya betul-betul bisa melakukan pembayaran sesuai kemampuannya," pungkasnya.(RMI/HRU)

BANTEN
Bekali Siswa dengan Keahlian Industri, Program TJSL PLN Banten di SMK Jaya Buana Kresek Raih GOLD ISDA 2026

Bekali Siswa dengan Keahlian Industri, Program TJSL PLN Banten di SMK Jaya Buana Kresek Raih GOLD ISDA 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 | 21:14

Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Electric Techno Industri yang dijalankan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten di SMK Jaya Buana, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, meraih penghargaan GOLD

NASIONAL
Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Rabu, 30 September 2026 | 16:20

Sulit tidur, bangun dalam kondisi tetap lelah, sulit berkonsentrasi hingga sering lupa menjadi keluhan yang kerap muncul di tengah gaya hidup masyarakat urban

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill