Connect With Us

Musim Hujan, Warga Tangsel Waspadai Ular Berbisa

Rachman Deniansyah | Selasa, 20 Oktober 2020 | 19:11

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memegang seekor ular jenis kobra di Jalan Surya Kencana Gang Raden, Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (20/10/2020) dini hari. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Warga  diimbau mewaspadai hewan reptil berbisa di musim hujan ini. Hal itu diungkapkan Kepala Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel Uci Sanusi Kota Tangerang Selatan (Tangsel)

setelah menangkap ular jenis kobra dengan panjang nyaris dua meter pada Selasa (20/10/2020) dini hari. 

Ular yang ditangkap di saluran air sekitar pemukiman warga Jalan Surya Kencana Gang Raden, Pamulang keluar dari sarangnya dipicu karena faktor cuaca. Saat ini, Tangsel mulai sering diguyur hujan.

"Di musim hujan ini ular sering keluar untuk mencari mangsa. Masyarakat harus selalu waspada. Jika menemukan ular lapor saja ke kami," ucap Uci di kantornya, Selasa (20/10/2020).

Baca Juga :

Ia menekankan, warga jangan sekali-sekali nekat mengevakuasi ular sendirian, baik itu untuk ular berbisa atau tidak berbisa.

"Lapor saja, kami sudah antisipasi dan persiapkan sumberdaya dan personelnya. Lapor dan jangan tangani sendiri jika belum memiliki kemampuan khusus," tegasnya.

Menurut Uci, ular senang berada di tempat yang lembab. Pada lokasi demikian, masyarakat diminta lebih waspada.

"Seperti semak-semak daun, selokan air, tumpukkan sampah, dan tempat lembab lainnya yang disinyalir menjadi tempat persembunyian ular," pungkasnya.

Sejak Januari 2020, Damkar Tangsel telah menangkap 57 ekor ular, delapan ekor biawak dan menangani 108 sarang tawon. (RMI/RAC)

KAB. TANGERANG
Marak Kecelakaan, Pengendara Sepeda Listrik di Jalan Raya Tangerang Bakal Ditertibkan Polisi

Marak Kecelakaan, Pengendara Sepeda Listrik di Jalan Raya Tangerang Bakal Ditertibkan Polisi

Jumat, 31 Juli 2026 | 17:00

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Tangerang akan memperketat pengawasan dan penertiban terhadap pengendara sepeda listrik di jalan raya, untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukumnya.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill