Connect With Us

Maling Elpiji Kepergok Diikat Ditiang Sambil Dipukuli di Serpong

Rachman Deniansyah | Selasa, 22 Desember 2020 | 16:59

Warga menangkap terduga maling (berkaos puitih) di Lengkong Gudang Timur, Serpong, Tangerang Selatan, Selasa (22/12/2020). (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com- Pemuda bernama Krisnanda Saputra, 23, tak dapat berbuat banyak usai diikat dan dihakimi warga lantaran keperkok mencuri gas jenis melon di Jalur Pipa Gas, Lenkong Gudang Timur, Serpong, Tangerang Selatan, Selasa (22/12/2020). 

 

Kapolsek Serpong AKP Supriyanto mengatakan, aksi pencurian itu dilakukan terhadap korban yang sedang mengantarkan gas menggunakan sepeda motor. 

 

Aksi tersebut terbilang nekat, sebab pelaku beraksi kala situasi sedang ramai. 

 

"Sekitar pukul 14.00 WIB saat korban sedang mengantar gas," ujar Supriyanto saat dikonfirmasi. 

 

Awalnya, kata Supriyanto, korban tak mengetahui satu tabung gasnya digondol pelaku. 

"Korban baru tahu setelah diberitahu oleh pengendara sepeda motor Yamaha Mio warna Biru bahwa elpijinya dibawanya dicuri pelaku," katanya. 

 

Usai melancarkan aksinya tersebut, pelaku langsung kabur. Namun nahas, aksinya tersebut dipergoki warga. 

 

Salah satu saksi mata, Rendi mengatakan, pelaku sempat melarikan diri ke jalan kecil yang tak jauh dari lokasi kejadian. 

 

"Saya yang ngejar sama warga lain. Tapi karena sempat membawa tabung gas, dia akhirnya larinya lambar dan dia lempar itu tabungnya. Tapi, tetap tertangkap warga. Lalu diikat di sini," tutur Rendi sembari menunjuk lokasi. 

Usai diamankan dan diikat, pelaku pun dihakimi warga. Sesekali, kata Rendi, terdapat juga warga yang memberikan bogem mentah kepada pelaku. 

 

Pasalnya, pelaku sudah membuat resah warga sekitar akibat aksi serupa yang sering dilakukannya. 

 

"Ya namanya kesal kali warga. Soalnya memang sudah sering nih dia (mencuri). Tempo hari mencuri ayam, AC, telepon genggam. Ya memang sudah meresahkan warga," pungkasnya.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill