Pelaku keempat tersangka komplotan spesialis pencurian sepeda motor (curanmor) dengan kondisi kaki bekas tertembak saat diringkus jajaran Polres Tangerang Selatan di Mapolres Tangsel, Selasa (26/1/2021). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)
TANGERANGNEWS.com-Aparat Polres Tangerang Selatan menembak komplotan spesialis pencurian sepeda motor (curanmor) yang kerap beraksi di sejumlah wilayah Tangerang Selatan.
Keempat tersangka, diantaranya berinisial YA, 28, MG, 22, MAS, 27, dan AA, 21. Mereka berhasil diringkus di tempat persembunyian-nya yang terletak di wilayah Rumpin, Bogor, Jumat (22/1/2021) lalu.
"Pada Jumat kemarin tanggal 22 Januari 2021, kami telah berhasil mengamankan empat tersangka spesialis pencurian sepeda motor di wilayah hukum Polres Tangsel," ujar Kapolres Tangsel AKBP Iman Imanuddin di Mapolres Tangsel, Selasa (26/1/2021).
Iman menyebut, dua diantara keempat tersangka tersebut merupakan residivis dari kasus yang sama, yakni pencurian sepeda motor dan penadahnya.
Komplotan ini telah menjalankan aksi kejahatan serupa hingga sebanyak 10 kali di sejumlah wilayah berbeda. Mereka beraksi merusak kunci pengaman sepeda motor, dengan menggunakan kunci letter T.
"Di mana, dua (tersangka) diantaranya merupakan residivis. Kami mengamankan berdasarkan 10 laporan polisi yang kami terima, mereka bergerak di wilayah Cisauk, Ciputat, dan Pondok Aren," paparnya.
Selain meringkus keempat tersangka, polisi juga berhasil mengamankan sebanyak 10 unit kendaraan roda dua, hasil kejahatan mereka. Saat akan diringkus, para pelaku nekat melawan petugas.
Akibatnya kepada keempat tersangka, polisi pun terpaksa harus menghadiahinya dengan timah panas.
"Mereka melakukan perlawanan, sehingga kami mengambil tindakan tegas dan terukur," tuturnya. (RED/RAC)
Masyarakat Kota Tangerang dan sekitarnya berkesempatan menikmati pertunjukan budaya Nusantara sambil menyantap hidangan makan sepuasnya yang digelar Novotel Tangerang sepanjang Juni 2026.
Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.
Persija Jakarta menyiapkan anggaran besar mencapai Rp545 miliar untuk mendukung proyek pembangunan tim bersama pelatih anyar Shin Tae-yong menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""