Connect With Us

Maling Gagal Beraksi, Motor Tertinggal Sampai Dikeroyok Warga di Buaran

Rachman Deniansyah | Selasa, 5 Januari 2021 | 12:58

Salah seorang pelaku dari kedua pelaku pencurian motor tergeletak tak berdaya di Jalan Haji Jamad, Gang Rais, Buaran, Serpong, Tangerang Selatan, Selasa (5/1/2021) pagi. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Nasib apes menimpa dua pelaku pencurian motor di salah satu kontrakan yang terletak di Jalan Haji Jamad, Gang Rais, Buaran, Serpong, Tangerang Selatan, Selasa (5/1/2021) pagi. 

Keduanya gagal menjalankan aksi kejahatannya, mencuri sepeda motor. Selain gagal, satu pelaku diantaranya justru berhasil tertangkap warga dan habis menjadi bulan-bulanan massa.

Salah satu saksi, Nita, 36, mengatakan, aksi pencurian kedua pelaku yang terjadi kepada salah satu tetangga kontrakannya itu terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. 

"Jadi orang tidak dikenal masuk sini. Orang-orang curiga. Ternyata maling motor punya pengontrak di pintu F, temannya satu nunggu di depan," ujar Nita di lokasi.

Namun saat menjalankan aksi kejahatannya itu, pelaku yang mengeksekusi motor milik korban dipergoki oleh para tetangganya. Sontak, para warga pun meneriaki pelaku.

"Nah yang satu di depan, terus diajak ngonrol sama tukang bubur. Tak lama kemudian, yang di dalam mencuri motor, ketauan dan diteriaki maling," ujarnya. 

Atas teriakan itu, kedua pelaku pun tak pikir panjang. Keduanya lari tunggang langgang sampai meninggalkan motornya.

"Jadi apes pelaku, jadi saat dia mau kabur, motornya nyangkut. Terus ditinggal," katanya. 

Nahasnya lagi, salah satu pelaku berhasil ditangkap warga saat melarikan diri tak jauh dari lokasi pencurian. Akibatnya, pelaku tersebut pun menjadi bulan-bulanan massa. 

Salah satu saksi mata penangkapan, Udin, 49 menuturkan sebelum ditangkap, pelaku sempat bersembunyi di semak-semak. 

Namun pelaku tak dapat berbuat banyak, sebab sudah dikepung banyak warga yang melihatnya. 

"Penangkapannya karena sudah dikepung banyak orang. Di sini orang sudah ramai nyariin dan dikepung. Korban tidak meninggal, yang satunya lagi kabur," tutur Udin. 

Usai dikeroyok massa, pelaku pun tergeletak di pinggir jalan. Tak lama kemudian, pelaku digelandang ke Mapolsek Serpong. 

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Serpong Iptu Lutfi Hayata membenarkan kejadian tersebut. Saat ini, pelaku yang dikeroyok massa itu telah dilarikan ke rumah sakit. 

"Benar, kejadian pagi tadi, satu pelaku diamankan dan dibawa ke Rumah Sakit Kramat Jati," singkatnya. (RAZ/RAC)

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by TangerangNews (@tangerangnewscom)

KAB. TANGERANG
BRIN Dorong SIDOMI PMI Kabupaten Tangerang Digunakan Secara Nasional

BRIN Dorong SIDOMI PMI Kabupaten Tangerang Digunakan Secara Nasional

Kamis, 1 Oktober 2026 | 21:57

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mendorong aplikasi SIDONI yang dikembangkan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang dapat dimanfaatkan secara nasional.

BANTEN
Terus Optimalkan Penerapan Budaya K3, PLN UID Banten Pastikan Pekerja Pulang dengan Selamat

Terus Optimalkan Penerapan Budaya K3, PLN UID Banten Pastikan Pekerja Pulang dengan Selamat

Kamis, 1 Oktober 2026 | 17:07

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten bersama Lembaga Pelayanan dan Pengabdian Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (LPPKM FKM UI) melakukan pengukuran budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

HIBURAN
Yasmin Hotel Karawaci Resmi Ganti Nama Jadi Sapphire Sky Hotel Karawaci

Yasmin Hotel Karawaci Resmi Ganti Nama Jadi Sapphire Sky Hotel Karawaci

Kamis, 1 Oktober 2026 | 21:45

Yasmin Hotel Karawaci resmi berganti identitas menjadi Sapphire Sky Hotel Karawaci mulai 1 Oktober 2026.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill