Connect With Us

Diduga Maling Kotak Amal, Pemuda Dihajar Warga Ciledug Tangerang 

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 27 Desember 2020 | 22:03

Seorang pemuda dengan kondisi kedua tanganya di borgol insiden kepergok hendak mencuri kotak amal di masjid kawasan Parung Serab, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Minggu (27/12/2020) sore. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pemuda diduga kepergok hendak mencuri kotak amal di masjid kawasan Parung Serab, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Minggu (27/12/2020) sore.

Pelaku sempat menjadi sasaran kemarahan warga, hingga akhirnya dihentikan petugas Kepolisian yang datang ke lokasi kejadian.

Berdasar keterangan warga setempat, yakni Yanto, pelaku dicurigai karena gelagatnya di sekitar masjid.

"Pelaku mondar-mandir dan memegangi salah satu kotak amal di dalam masjid," ujarnya.

Namun, belum sempat membawa kabur kotak amal, warga langsung memergokinya. Warga yang emosi juga sempat memukuli pelaku secara bergantian.

Beruntung aparat Polsek Ciledug cepat datang untuk meredam amarah sekaligus mengevakuasi pelaku ke Mapolsek. Kini, terduga pelaku masih dilakukan pemeriksaan. (RED/RAC)

BANDARA
Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route hingga Embarkasi Terintegrasi

Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route hingga Embarkasi Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026 | 22:00

Kantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

PROPERTI
Program 3 Juta Rumah Dinilai Belum Sentuh Akar Masalah Reforma Agraria

Program 3 Juta Rumah Dinilai Belum Sentuh Akar Masalah Reforma Agraria

Minggu, 3 Mei 2026 | 09:13

Rencana pembangunan 3 juta rumah yang dijalankan pemerintah dinilai belum sepenuhnya menyentuh persoalan mendasar terkait reforma agraria.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill