Connect With Us

Tangsel Dapat Truk Sampah Tambahan

Denny Bagus Irawan | Senin, 20 September 2010 | 17:13

Truk Sampah (tangerangnews / dira)

TANGERANGNEWS-Pemkot Tangsel mendapatkan tambahan truk sampah dari Provinsi Banten sebanyak tiga unit dan mendapatkan delapan armada dari DKI Jakarta. Dengan begitu jumlah truk sampah di Tangsel total menjadi 17 armada.
 
Menurut Penjabat Wali Kota Tangsel Eutik Suarta, meski telah bertambah jumlah armada tersebut tetap belum bisa dikatakan ideal. Sebab, kata dia, idealnya berkisar 20 armada. Tetapi dirinya bersyukur kini pihaknya optimistis Tangsel bisa terbebas dari sampah.
 
“Kalau dari Provinsi Banten dapat hibah tiga. Sedangkan dari DKI Jakarta dipinjamkan. Untuk yang dari DKI, jadi sewaktu-waktu kapan saja kami butuh, DKI siap untuk meminjamkan truknya. Ini gratis tidak bayar,” kata Eutik, hari ini kepada TangerangNews.com diruang kerjanya, hari ini.
 
Eutik mengatakan, saat ini Pemkot Tangsel hanya mempunyai enam unit armada kendaran dari pemerintah induk Kabupaten Tangerang.  Dengan adanya penambahan kendaran pengangkut sampah itu, dirinya mengharapkan masalah sampah di Kota Tangsel bisa teratasi.
 

 
Ditanya akan dibuang kemana sampah tersebut, Eutik mengatakan, saat ini pembuangan sampah akan dilakukan di TPA Cipeucang , Kecamatan Serpong. TPA Cipeucang bisa menampung sampah per hari mencapai 600 kubik.
 
Terkait sejumlah tuntutan warga sekitar, kata dia, saat ini sedang dalam tahap pembahasan. Tempat pembuangan akhir Cipeucang merupakan tempat pembuangan akhir sampah sementara yang berlokasi di Serpong sekitar satu kilometer dari pasar Serpong. Lahan seluas 2,4 hektar itu awalnya hanya tempat pembuangan sampah pasar Serpong sejak dua puluh tahun lalu.

”Kami membuangnya di sana karena sudah menganggarkan dan dialokasikan anggaran di APBD perubahan tahun ini,” ungkapnya.(deddy)
 
KOTA TANGERANG
Satpol PP Kota Tangerang Gerebek Tempat Prostitusi di Pasar Induk Tanah Tinggi

Satpol PP Kota Tangerang Gerebek Tempat Prostitusi di Pasar Induk Tanah Tinggi

Senin, 20 April 2026 | 21:24

Petugas Satpol PP Kota Tangerang menggerebek sebuah warung di kawasan Pasar Induk Tanah Tinggi yang disinyalir kerap menjadi lokasi peredaran minuman keras dan aktivitas prostitusi.

BANTEN
Pemprov Banten Kucurkan Rp4,8 Miliar Perbaiki Jalan Desa di Pandeglang

Pemprov Banten Kucurkan Rp4,8 Miliar Perbaiki Jalan Desa di Pandeglang

Senin, 20 April 2026 | 20:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan kembali memperbaiki jalan desa di wilayahnya melalui program Banten Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra).

KAB. TANGERANG
Dalam 4 Bulan Ada 2.074 Pasutri Bercerai di PA Tigaraksa, Pertengkaran hingga Judol Jadi Pemicu

Dalam 4 Bulan Ada 2.074 Pasutri Bercerai di PA Tigaraksa, Pertengkaran hingga Judol Jadi Pemicu

Senin, 20 April 2026 | 20:26

Pengadilan Agama (PA) Tigaraksa mencatat sebanyak 2.074 kasus perceraian di Kabupaten Tangerang dan Tangerang Selatan (Tangsel) periode Januari-April 2026.

BISNIS
Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Selasa, 14 April 2026 | 14:11

Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill