Connect With Us

Polisi Akui Kesulitan Ungkap Kawanan Pembacok 2 Pemuda di Ciputat

Rachman Deniansyah | Kamis, 4 Maret 2021 | 17:08

Garis Polisi terpasang di lokasi penyerangan terhadap dua pemuda oleh gerombolan pemotor di Jalan H. Isa, Rengas, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Pihak Kepolisian masih mengaku kesulitan dalam mengungkap kasus pembacokan dua pemuda yang terjadi di Jalan H. Isa, Rengas, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Minggu (28/2/2021) lalu. 

 

Hal itu diungkapkan Kanit Reskrim Polsek Ciputat Timur AKP Hitler Napitupulu saat dihubungi awak media, Kamis (4/3/2021). 

 

Ia menegaskan, hingga saat ini kasus pembacokan yang diduga dilakukan oleh segerombolan pemotor bersenjata tajam itu masih dalam penyelidikan. 

 

"Iya (kesulitan). Masih dalam penyelidikan. Identitas belum diketahui," ujar Hitler. 

 

Meski demikian, Hitler mengatakan, bahwa pihaknya kini telah mengamankan seluruh barang bukti atas kejadian tersebut, untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut. 

 

"Kita sudah ambil semua (CCTV), enggak ada yang tertangkap (kamera). Serta pecahan kaca bekas bom molotov, jumlahnya satu buah," tuturnya. 

 

Sebelumnya, kedua korban berinisia BR, 15 dan JO, 19 menjadi korban pembacokan oleh segerombol pemotor bersenjata tajam. 

 

Keduanya, diserang secara membabi buta tanpa diketahui sebab yang jelas. Akibatnya kedua korban pun mengalami luka bacok yang cukup parah. 

 

Korban berinisial BR mengalami luka bacok di lutut bagian kiri, lengakan bagian kanan, dan punggung bagian kiri. Sedangkan JO, mengalami luka bacok cukup parah hingga pembuluh darah di tangannya, nyaris putus. 

 

"Korban masih di rumah sakit. Mereka diserang saat sedang tidur, beristirahat habis main futsal," kata Hitler. 

 

Saat ini, korban berinisial BR masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Fatmawati. Sedangkan JO, harus  menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto.

BANTEN
Polda Banten Ringkus Jaringan Curanmor Modus Aplikasi Kencan hingga Sita 27 Kendaraan, Ini Daftarnya

Polda Banten Ringkus Jaringan Curanmor Modus Aplikasi Kencan hingga Sita 27 Kendaraan, Ini Daftarnya

Senin, 26 Oktober 2026 | 07:00

TANGERANGNEWS.com-Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Banten membongkar jaringan pencurian dan penggelapan kendaraan bermotor lintas provinsi.

BISNIS
Nasabah Wajib Tahu! Ini Aturan dan Etika Debt Collector Tarik Kendaraan

Nasabah Wajib Tahu! Ini Aturan dan Etika Debt Collector Tarik Kendaraan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:01

Aktivitas penagihan utang dalam industri pembiayaan seringkali memicu persoalan di tengah masyarakat. Tak jarang terjadi gesekan ketika ada penarikan paksa kendaraan oleh debt collector (professional collector).

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill